HETANEWS

3 Staf Kecamatan Pollung Isi Sendiri Nama Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni

Ketiga staf Kantor Kecamatan Pollung saat mengisi daftar nama penerima bantuan rumah tak layak huni. (foto : AKim Purba)

Humbahas, hetanews.com - Pengusulan rumah tidak layak huni tahun 2016 sebanyak 200 Kartu Keluarga (KK) yang diajukan Camat Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) ke Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarukim ) setempat, ternyata dikerjakan melalui staf kantor Kecamatan, Kamis (19/5/2016).

Tiga orang pria yang turun dari mobil dinas Camat Pollung dan langsung menuju ke warung kopi dekat dengan kantor Dinas Tarukim. Ketiganya langsung membawa berkas atau data-data yang akan dikerjakan mereka. Selanjutnya akan di serahkan ke Dinas Tarukim, setelah selesai mengisii nama-nama warga yang akan mendapat bantuan tersebut.
         

“Iya lae itu mobil Dinas Camat Pollung, kami hanya ingin mengantar berkas pengusulan penerima bantuan rumah tidak layak huni ke Dinas Tarukim Humbahas,” ujar marga siringo-ringo salah seorang dari ketiga staf kecamatan tersebut.

Staf lainnya bermarga Marbun menunturkan, tahun 2015 Kecamatan Pollung hanya mendapatkan bantuan 8 unit rumah tidak layak huni. Dan menurutnya tahun ini yang paling banyak menerima.         

Saat disinggung tentang berkas yang mereka isi di salah satu warung kopi, Marbun mengatakan, ‘boha baenon agiak ma loja iba asalma sae (Bagaimana lagi mau dibuat,biar lah saya capek asalkan selesai,” ujarnya.

Secara terpisah, Camat Doloksanggul Opzen Simamora, saat dikonfrimasi hetanews melalui telepon membenarkan adanya bantuan rumah tidak layak huni tahun 2016.

“Namun bukan kami (camat) yang mengajukan, melainkan Dinas Tarukim Humbahas mendatanya. Kalau mengenai daftar laporanya, mungkin saya rasa itu ada di Dinas Tarukim Provinsi Sumut dan Dinas Tarukim Humbahas,” ujar Opzen.

Dia juga menambahkan, pihak kecamatan hanya melakukan monitoring dan tidak pernah mengusulkan. “Karena daftarnya kan sudah ada dan kami hanya monitoring saja waktu pembangunan,” ujarnya.

Sementara Camat Sijama Polang, Luhut Parhusip mengaku, tidak mengetahui adanya bantuan untuk rumah tidak layak huni di Humbahas.

“Saya tidak tau sedikit pun. Informasi pun sampai sekarang saya tidak tau. Biasanya jika ada bantuan seperti itu pastinya ada informasi atau pun sutar dan setidaknya Short Message Service (SMS). Karena di Kecamatan Sijama Polang ini masih banyak rumah tidak layak huni.”pungkasnya.

Disinggung bantuan rumah tidak layak huni tahun 2015, Luhut pun menjelaskan, Kecamatan Sijama Polang juga tidak ada menerimanya. “Karena bantuan tersebut ada di Kecamatan Doloksanggul dan Lintong Nihuta sebanyak 200 KK,” paparnya melalui telepon.

Penulis: akim. Editor: aan.