Tobasa, hetanews.com - Peresmian Pusat Seminari Bukit Gibeon dihadiri ribuan orang, Sabtu (14/5/2016) di Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa). Yayasan ini bergerak di bidang pendidikan agama Kristen dan disiapkan bagi penginjil.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah (Kepsek) Pusat Seminari Bukit Gibeon, Bremen Girsang mengatakan, Pusat Seminari Bukit Gibeon memiliki visi dan misi menyalakan api pelayanan dan misionaris harus tahan susah sanggup senang.

“Peserta didik dibentuk agar suatu saat nanti mereka benar - benar siap ditempatkan melayani, diberikan beasiswa penuh dari akomodasi hingga asrama untuk menempa mereka menjadi misionaris yang disiplin,” sebutnya.

Bremen juga menuturkan, para dosen, staf dan seluruh misionaris mengucapkan terima kasih atas kesediaan DL Sitorus beserta Nyonya DL Sitorus boru Siagian membangun sekolah seminari ini. Saat ini Pusat Seminari Bukit Gibeon memiliki 80 mahasiswa /i .

Ketua Badan Harian Seminari Bukit Gibeon Nyonya DL Sitorus boru Siagian mengatakan, Bukit Gibeon adalah wadah untuk melahirkan penginjil yang siap pakai ditempatkan di desa terpencil dan terisolir nantinya, sehingga ini adalah tuntunan Tuhan.

"Kami mengharapkan Bukit Gibeon bisa menjadi saluran berkat. Terima kasih pada pembina Bukit Gibeon DL Sitorus karena telah meluluskan keinginan saya untuk membangun tempat seminari ini," katanya.

Ketua Pembina Pusat Seminari Bukit Gibeon, DL Sitorus mengatakan, dirinya sudah sejak lama bernazar untuk ikut mencerdaskan bangsa. Bahkan dirinya sudah mendirikan 74 sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia.

DL Sitorus menuturkan, termotivasi membangun Bukit Gibeon karena pesan besan nya Sagala bahwa Rumah Doa Segala Bangsa Bukit Gibeon perlu untuk tempat mencerdaskan kehidupan bangsa secara agamais sesuai dengan firman Tuhan dalam Yosua 56:7.

“Terkait pembangunan dalam rangka mewujudkan destinasi Danau Toba diharapkan agar kita hati - hati terhadap investor. Karena tanah kita bisa dibeli semua oleh berapa investor saja. Untuk itu hati – hati lah jangan sampai orang Batak menumpang di tanah leluhurnya sendiri,” sebut DL Sitorus, seraya berharap pada mahasiswa menjadi panglima Kristus yang siap menjadi berkat.

Oppu Gugun Nadapdap mewakili tokoh masyarakat mengatakan, Tuhan sudah berkumandang di Parsaoran Sibisa,Ajibata, karena tuntunan Nya pada Ny DL Sitorus Lusiana boru Siagian.

Kepala Desa (Kades) Parsaoran Sibisa Agus Nadapdap mengatakan, bersyukur karena didirikannya Pusat Seminari Bukit Gibeon menjadi daerah pusat  kerohanian.

Sementara Bupati Tobasa, Darwin Siagin dalam kata sambutannya menyampaikan, Pusat Seminari Rumah Doa Bukit Gibeon ini harus bisa sarana multifungsi. Karena selain menjadi rumah, juga sekaligus tempat wisata rohani, sehingga perlu ditunjang oleh perbaikan infrastruktur.

"Untuk itu mari kita dukung program pemerintah dalam pembangunan destinasi pariwisata Danau Toba ,dengan begitu bukan hanya sektor infrastruktur yang terbangun, namun sektor ekonomi juga mengalami peningkatan," katanya.

Puncak acara dari peresmian ini adalah penandatanganan prasasti Pusat Seminari Bukit Gibeon oleh Bupati Darwin Siagian dan DL Sitorus.