Tebingtinggi, hetanews.com - Ribuan umat muslim Kota Tebingtinggi memadati Lapangan Merdeka Jalan Sutomo dalam memperingati Isra’ Miraj 1437 Hijriah menghadirkan Al Ustadz dari Jakarta, Habib Abdul Hakim Al Khan, Kamis (12/5/2016).

Wali Kota Tebingtingi Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan, Isra’ Miraj dilakukan sebagai wujud kecintaan terhadap Rasulullah SAW. “Sebagai umat Islam kita harus melaksanakan sholat dengan baik. melaksanakan sholat dengan baik, maka tidak ada kemungkaran, narkotika dan judi, karena semua itu sudah diamanahkan lewat Al Quran,” katanya.

Menyambut bulan suci Ramadhan yang tinggal beberapa minggu lagi, Umar berpesan kepada umat Islam agar jangan memikirkan biaya tambahan untuk ke dapur, sebab yang terpenting dalam menjalani bulan Ramadhan adalah melaksanakan ibadah dengan sebaik-baiknya.

“Selama menjalani bulan suci ramadhan, kita diminta hidup tidak royal, dan kepada seluruh umat muslim khususnya Kota Tebingtinggi untuk mulai ramadhan ini mari kita berbuka puasa di masjid. Ramaikan dan makmurkan masjid di bulan ramadhan ini,” ajak Umar Zunaidi.

Al Ustadz Habib Abdul Hakim Al Khan dalam taushiyahnya mengharapkan umat muslim untuk banyak berzikir terutama dalam menyambut bulan Ramadhan. “Zikir itu membuat hidup kita menjadi tenang, lebih dekat kepada Allah SWT dan Rasulullah Nabi Muhammad SAW. Mudah-mudahan kita di barisan Nabi Muhammad bukan Abu Jahal,” terangnya.

Menurut Habib Abdul Hakim, di Jakarta terdapat banyak aliran, ada yang mengaku malaikat yaitu Lea Eden, Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) pimpinan Ahmad Musadek dan semuanya sudah ditangkap serta diproses oleh pihak Kepolisian. Ada juga Aliran Syiah dan timbulnya kembali gambar-gambar simbol milik PKI yaitu Palu Arit. “Agama yang di ridhoi Allah adalah agama Islam,” tegasnya.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar, Kakan Kemenag HM Hasbie, Wakapolres Kompol Mahmun Nasution, Ketua MUI Ahmad Dalil Harahap, Ketua FKUB  Abu Hasyim Siregar dan ribuan umat Islam se Kota Tebingtinggi. Dalam kegiatan Isra Miraj itu, Pemko Tebingtinggi memberikan santunan kepada 175 orang anak yatim piatu.