Tobasa, hetanews.com - Kepala Puskesmas (Kapus) Narumonda, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Betty Manullang laporkan wartawan hetanews ke Polda Sumatera Utara (Poldasu) terkait pemberitaan yang dimuat Selasa (4/5/2016).

Sebelumnya pemberitaan itu mengekspos kinerja Kapus Narumonda yang terkesan asal asalan , tidak profesional dan melanggar Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagaimana Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 741 Tahun 2008 .

Sebagaimana juga pernyataan Wakil Ketua DPRD Tobasa, Asmadi Lubis bahwasanya kinerja Dinas Kesehatan (Dinkes) Tobasa sangat bobrok, sehingga diminta dalam waktu dekat Bupati Darwin Siagian mengevaluasi dinas dimaksud, khususnya kinerja Kapus Narumonda.

Menurut narasumber Budi Tampubolon,dalam pemberitaan itu Kapus Narumonda tidak menempati rumah dinas (rumdis) yang dianggarkan pemerintah dengan biaya ratusan juta rupiah dan disiplin  yang buruk terkait seringnya bolos.

Ini belum termasuk mobil puskesmas keliling yang tidak bisa digunakan masyarakat dengan maksimal. Selan itu, diduga Betty membuka praktek pribadi tanpa ijin dan menjual jatah obat - obatan puskesmas di klinik pribadinya.

Pernyataan Betty yang disampaikan melalui seseorang berinisial UM  menuai protes sejumlah wartawan .Menurut wartawan senior di Tobasa, Bernard Tampubolon, seorang wartawan tugasnya adalah mencari berita sehingga apa yang dia lihat, dibaca dan dirasakan kemudian dikonfirmasi untuk membuat perimbangan berita.

"Dia (Frengki Silitonga)sudah melakukan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) nya dengan baik. Kalau mau digugat mari kita layani, Sebab kita dilindungi UU Pers,” terangnya, Kamis (12/5/2016).

Sementara Asmadi Lubis menuturkan, dirinya juga mendukung kinerja wartawan sebagai sosial kontrol. Jika wartawan itu sedang melaksanakan tugas jurnalistik, Asmadi berharap agar para stakeholder well come (terbuka) guna konektivitas dalam hal pembangunan yang maju di daerah ini 

"Biarkan dilaporkan ke Poldasu, saya siap memberikan kesaksian dan pernyataan atas apa yang saya katakan di hetanews mengenai bobroknya Dinkes Tobasa, termasuk Kapus Narumonda,” sebutnya.

Baca: (http://www.hetanews.com/article/52150/kinerja-kapus-narumonda-mengecewakan-dan-bobrok).