HETANEWS.COM

Siswi SMK Bintang Timur Menghilang, Diduga Korban Penculikan

Lorensya br Simanjuntak. (foto : Facebook)

Siantar,hetanews.com- Dihimbau kepada siapa saja agar melapor ke pihak yang berwajib apabila melihat dan menemukan gadis berusia 16 tahun (inzert foto). Pasalnya keluarga sudah resah atas kepergiannya sejak Minggu (8/5/2016).

Namanya Lorensya br Simanjuntak. Berumur 16 tahun pelajar kelas XI SMK Bintang Timur di Siantar. Ia diduga menjadi korban penculikan.

Keterangan diperoleh dari Boru Silitonga, Senin (9/5/2016) menyebutkan, Loren gadis itu akrab disapa, meninggalkan hunian miliknya dengan alasan reunian bersama rekan-rekannya Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Selama ini Loren tinggal di rumah Boru Silitonga di Jalan Marimbun Tangki, Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun dan pergi sekira pukul 15.30 WIB, di hari itu juga.

Namun, hingga malam hari tiba, Loren tak kunjung tiba di rumah. Boru Silitonga mengaku khawatir dan mencoba berkomunikasi dengannya. Hanya saja, Loren enggan mengangkat telepon seluler.

Bahkan, balasan pesan singkat yang dilayangkan ke Loren, membuat Boru Silitonga makin panik. "Awalnya dihubungi, tapi nggak diangkatnya. Kami kirim pesan lewat Black Berry Massenger (BBM) dibilangnya 'Jangan ganggu saya lagi, saya sudah mati'," ujar Boru Silitonga.

Mendapati jawaban seperti itu, Boru Silitonga merasa semakin khawatir dan kemudian menghubungi keluarga korban yang berada di Belawan. "Kami rasa yang menjawab (BBM) bukan si Loren, tapi orang lain. Karena gaya bahasanya beda. Seperti biasa si Loren mengirim pesan singkat," katanya.

Dijelaskannya, malam itu juga pelaku yang diduga menculik korban, menghubunginya meminta uang tebusan sebesar Rp 100 juta sebagai syarat untuk membebaskan Loren.

Permintaan itu pun dituruti Boru Silitonga. Dan, mereka berjanji akan bertransaksi di Pasar Horas, Kecamatan Siantar Barat. Hanya saja, setelah didatangi, korban dan diduga penculik itu tak ada di tempat.

Melihat kejadian itu, Boru  Silitonga menduga korban dibawa kabur oleh para anak punk. "Kawan-kawanya bilang dia pernah main-main sama anak punk," katanya.

Berharap agar korban segera ditemukan, Senin (9/5/2016) Boru Silitonga beserta ayah korban marga Simanjuntak dan ibu kandungnya melaporkan kasus itu ke Polresta Siantar. "Kalau ditelpon dia gak mau ngangkat, tapi mau komunikasi lewat BBM saja," ujarnya.

Penulis: bt. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!