Sat 23 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Modus Baru Perampokan di Medan Gunakan Jarum Suntik

Medan, hetanews.com - Perampokan dengan modus pembiusan menimpa Ifanuddin (30), warga Bekasi, Jawa Barat (Jabar) yang kos di Jalan Letda Sujono Gang Adil, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung.

Pekerja jaringan telekomunikasi ini diantar tukang becak ke kosnya dalam kondisi pingsan. Harta bendanya juga dijarah 6 pelaku perampokan, yakni uang tunai sebesar Rp 16 juta, kalung emas, jam tangan dan handphone (HP).

Saat ditemui wartawan, Sabtu (7/5/2016) korban mengatakan, saat kejadian ia baru saja mengambil uang di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Ia lalu menumpang angkutan kota (angkot) untuk belanja di Carrefour, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Petisah.

Tak lama setelah menumpang angkot, ia ngobrol dengan enam orang penumpang, salah satunya seorang wanita. Tiba-tiba saja seorang laki-laki yang duduk di sampingnya menancapkan jarum suntik ke lehernya. “Saya langsung lemas waktu jarum suntik ditancapkan ke leher,” ujarnya.

Dalam kondisi lemas, keenam pelaku lalu menurunkannya dan memasukkan ke dalam mobil yang telah menunggu. Para pelaku lalu membawa korban ke Jalan Letda Sujono dan masuk ke jalan Tol Bandar Selamat, Medan Tembung.

Waktu di dalam mobil, mereka memaksa saya menyebutkan nomor pin ATM. Saya tak mau menyebutkannya, tapi mereka langsung mengancam akan membunuh. Karena takut, saya pun menyebutkannya. Saya lalu dibawa ke SPBU Jalan Cemara, Jalan Haji Anif. Semua uang saya yang ada di ATM mereka kuras,” tambahnya.

Usai menguras isi ATM, para pelaku lalu membawa korban ke Jalan Gatot Subroto dan menurunkannya di depan Carrefour. Dalam kondisi lemas, dirinya lalu memanggil becak untuk mengantarkan pulang ke kos. “Pas di becak aku langsung pingsan, tapi tukang becaknya tetap mengantar ke kos,” tukasnya.

Usai kondisinya membaik, korban akan mengadukan kasus ini ke polisi. Ia berharap para pelakunya dapat segera ditangkap, sehingga tak ada korban lainnya.

sumber: medansatu

Editor: aan.