HETANEWS

Ikut aniaya Salim Kancil, Dua terdakwa anak divonis 3,6 tahun

Sidang Salim Kancil di PN Surabaya. ©2016 Merdeka.com/Masfiatur Rochma

hetanews.com - Pengadilan Negeri Surabaya menggelar sidang kasus penganiayaan Salim Kacil. Sidang kali ini beragendakan pembacaan vonis terhadap dua terdakwa, ABY dan IY yang masih dibawah umur, namun terlibat dalam penganiayaan tersebut.

Keduanya divonis oleh Majelis Hakim TInuk Kushartati lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan mempertimbangkan usia yang masih dibawah umur.

JPU Dwi Novantoro menuntut 7 tahun penjara, lantaran melanggar pasal 340 KUHP jo 55 KUHP, 338 KUHP jo 55, 351 ayat 1 jo 55 atau 170 ayat 2 dan 3 KUHP jo 55. Tapi, hakim dari Pengadilan Negeri Surabaya yang pimpin persidangan tersebut memvonis setengahnya.

"Terdakwa satu (IY) dan dua (ABY), diputuskan bersalah dihukum 3 tahun 6 bulan, karena melanggar pasal 170 ayat 2 ke 3 KUHP," ujar Tinuk, Kamis (28/4).

Hukuman yang memperingan keduanya, karena terdakwa selama menjalani sidang selalu kooperatif, belum pernah menjalani hukuman dalam hal tindak kejahatan, keterangannya sesuai dengan saksi yang dihadirkan.

Selain itu, pertimbangan hakim yang lain adalah kedua orang tua melampirkan surat keterangan, berjanji akan mendidik anaknya. Terdakwa juga masih ingin melanjutkam pendidikan.

Meski mendapatkan keringanan, namun hakim tetap menilai kedua terdakwa bersalah. "Karena ikut terlibat melakukan penganiayaan yang menyebabkan orang terluka. Kedua terdakwa tetap bersalah dan harus mempertanggung jawabkan atas perbuatannya, kedua terdakwa menjalani hukumannya di Bapas Blitar khusus anak-anak," tandas dia.

sumber: merdeka.com

Editor: edo.