Siantar, hetanews.com - Praktek perjudian dengan menggunakan mesin seperti jackpot dan mickey mouse semakin marak beroperasi di Kota Siantar.

Polresta Siantar diharapkan bersikap untuk menindak aksi perjudian tersebut, tanpa ada tebang pilih. Pasalnya ada dugaan mulusnya perjudian jackpot dan mickey mouse itu dikendalikan seseorang pengusaha berinisial AK.

Informasi dihimpun di lapangan, Rabu (27/4/2016), ada sejumlah lokasi mesin jackpot ditemukan. Seperti di sekitar eks Terminal Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Jalan Kelapa II, Jalan Merpati, Jalan Enggang dan sejumlah lokasi lainnya.

Diketahui jika para permainan jackpot tersebut mulai dari kalangan remaja, dewasa dan orang tua. Bahkan tidak sedikit pejabat dan pengusaha yang ikut dalam bermain.

Salah satu contoh, di Jalan Kelapa II, Kecamatan Siantar Sitalasari, yang para pemainnya didominasi oknum Pegawai Negeri Sipil dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD.) Diperkirakan omset permainan jackpot di warung milik marga S itu mencapai hingga jutaan rupiah per harinya .

Sementara itu di lokasi eks Terminal Sukadame, ada puluhan unit mesin jackpot. Di lokasi itu para pemain didominasi dari kalangan supir, kernet, pedagang dan pengusaha sayur-mayur.

Menyikapi hal ini, tokoh pemuda Kota Siantar, Carles Siahaan mendesak agar pihak Kepolisian bertindak tegas atas keberadaan mesin jackpot tersebut. Menurutnya, dengan keberadaan mesin jackpot tersebut akan merusak mentak para generasi muda.

“Kita dengar Polresta Siantar ada melakukan penangkapan mesin jackpot, namun kenapa di lokasi lain justru bebas beroperasi. Ini harus menjadi atensi dari pihak Kepolisian,” paparnya.

Carles menuturkan, perlunya tindakan tegas dari polisi untuk menghilangkan asumsi negatif dari masyarakat. Dia mengatakan, apabila terjadi upaya pembiaran dari praktek perjudian itu maka memunculkan tudingan adanya dugaan permainan antara lembaga penegak hukum dengan oknum pengusaha yang mengendalikan permainan jackpot dan mickey mouse tersebut.