HETANEWS

Wartawan Dilarang Meliput di Kantor Polres Siantar, Ada Apa?

Ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Siantar.

Siantar, hetanews.com - Kapolresta Siantar AKBP Dodi Darjanto melarang wartawan untuk meliput di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Namun, anehnya larangan tersebut hanya disampaikan kepada wartawan dari dua media yakni www.hetanews.com dan www.siantarnews.com, yang biasa melakukan tugas peliputan di kantor Polresta tersebut. Peraturan itu dinilai membatasi kerja jurnalis yang tak bisa lagi menjalankan tugasnya seperti biasa.

Larangan tersebut disampaikan Kapolres Siantar melalui Kanit SPKT Ipda Parsaoran Naingolan kepada dua wartawan dari dua media online tersebut ketika tengah menjalankan profesinya mencari berita di Polresta Siantar.

"Sesuai perintah Kapolres (Dodi Darjanto), wartawan tidak diperbolehkan lagi (duduk) disini (ruang SPKT)," kata Nainggolan kepada dua juru warta itu, Senin (25/4) sekitar pukul 16.00 WIB.

Ia mengatakan para kuli tinta agar berhubungan langsung ke Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) diduduki oleh AKP Isril Noer. "Kalau ada apa-apa langsung ke Humas aja," katanya.

Hanya saja, ketika hal itu diceritakan kepada wartawan lainnya, sejumlah wartawan menyayangkan sikap sang kapolres yang belum genap setahun di Polresta Siantar itu.

Seperti yang dikatakan wartawan MNC TV Dharma Setiawan, ia merasa terkejut mendengar hal itu. "Lohh, kok sampe kek gitu sekarang, sebelumnya gak pernah ada saya dengar kayak gitu," katanya.

Lain dengan yang dikatakan wartawan www.jurnalsiantar.net, Parlin Pangaribuan menyebutkan Polres Siantar seperti menutup-nutupi. "Kalau bukan rahasia kenapa ditutupi kepada wartawan, nah jadi kalo rahasianya dibuatlah tempatnya khusus," katanya.

Beda lagi yang dikatakan wartawan dari media cetak, Feri Sihombing. Ia malah mempertanyakan instruksi Kapolres itu yang tidak pernah di dengarnya. "Kalo memang instruksi kenapa hanya kalian dua aja yang dikasih tau. Kenapa gak ke semua wartawan, aneh lah itu," kata juru warta Metro Siantar ini.

Senada disampaikan wartawan media online www.lintaspublik.com, Frangki Siburian mengatakan wartawan yang melakukan peliputan di Polres Siantar untuk menjalankan tugas-tugas jurnalistik berkaitan pelayanan yang diberikan kepolisian kepada masyarakat.

"Jika ada perkataan tidak diberikan akses, itu sangat tidak tepat. Bagaimana lagi wartawan menginformasikan bentuk pelayanan Polres Siantar yang begitu dinanti-nantikan oleh masyarakat," cetusnya.

Penulis: bt. Editor: des.