Siantar, hetanews.com - Dengan memiliki legalitas yang sah, Siantar Scooter Club (SSC) memenuhi undangan Pemko Siantar untuk turut andil dalam memeriahkan perayaan hari jadi kota Siantar yang ke 145. Sekitar pukul 13.30 WIB, member komunitas ini sudah berkumpul di depan taman bunga, Jalan Merdeka, Senin (25/04/2016).

Dengan memakai baju komunitasnya berwarna hitam, list hijau putih merah, tampak kehangatan dengan canda tawa diantara para member. Para member komunitas ini datang dengan beberapa unit tunggangan Vespa nya. Tampak banyak Vespa dengan berbagai tahun pembuatan, jenis ataupun warna berjejer di pusat inti kota Siantar.

Retno Handoko, Ketua SSC melalui Erik Rangkuti mengatakan bahwa komunitas mereka telah terbentuk sejak tahun 1998. Dan tepat pada 17 Agustus mendatang, komunitas mereka telah berusia 18 tahun.

"Selain SSC, di Siantar ini banyak juga terdapat komunitas-komunitas scooter lainnya. Tetapi komunitas SSC ini yang paling tua. Sudah mau masuk 18 tahun lah," kata Erik.

Mendapatkan undangan resmi dari Pemko Siantar, SSC dengan senang hati meresponnya untuk ikut memeriahkan HUT kota Siantar yang ke 145.

"SSC ini memiliki kelegalitasan yang sah. Makanya kita dapat undangan secara resmi dari Pemko Siantar. Sekitar 20 armada dan member akan turun dalam perayaan ini," tambahnya lagi.

Walaupun sekitar 20 member dan armada yang turun, ternyata komunitas scooter tertua di Siantar ini memiliki member yang lumayan banyak.

"Tidak hanya 20 member yang turun ini member kita. Ada sebanyak 56 member resmi kita yang aktif. Kalau yang tidak aktif atau simpatisan, ada juga sebanyak 18 orang mahasiswa Universitas Simalungun (USI) yang ikut bergabung dengan SSC," jelas Erik.

Ia sendiri menambahkan kalau pembina mereka adalah Tongam Pangaribuan, anggota DPRD Siantar. Sedangkan sekretariat mereka berada di Jalan Ade Irma, Kecamatan Siantar Barat dan bengkelnya di Jalan Pangururan dengan ketua mereka Retno sekaligus menjadi mekanik.

"Syarat masuk komunitas ini yang paling utama adalah memiliki armada (unit). Komunitas SSC ini selalu turut hadir ke tengah-tengah masyarakat dengan hal positif seperti baru-baru ini bulan Maret, kami bakti sosial mendukung destinasi danau toba. Juga bakti sosial korban erupsi Sinabung di Tanah Karo serta bakti sosial di panti jompo," ungkap Erik mengakhiri.