Siantar, hetanews.com – Sebanyak 11 orang juru parkir (jukir) liar, diciduk aparat Polresta Siantar dari berbagai lokasi di Siantar dalam rangka Operasi Razia Premanisme yang dipimpin Ipda Rudi Panjaitan.

Operasi digelar demi terciptanya suasana kamtibmas (keamanan tertib masyarakat). Kesebelas pria yang mengaku jukir itu terpaksa diamankan lantaran tak memiliki identitas lengkap sebagai petugas juru parkir.

Petugas awalnya bergerak dengan berbekal sebuah truk bertuliskan satgas anti premanisme dan mengangkut sejumlah jukir yang tak memiliki identitas resmi di Jalan Sutomo, Minggu (24/4).

Usai dari situ, petugas pun kembali menyisir Jalan Merdeka dan kembali menemukan sejumlah jukir yang mengaku hanya sebagai petugas jukir serap dan tidak memiliki identitas.

Tak cukup sampai disitu, petugas kemudan bergerak menuju Vihara Avalokistesvara di Jalan Pane, Kecamatan Siantar Selatan. Beberapa petugas terpaksa mengangkut sejumlah pria dilokasi itu yang disinyalir melakukan pengutipan liar.

"Terhadap mereka yang kita amankan, akan di data serta diberikan pembinaan agar tak mengulangi perbuatannya," ujar Rudi Panjaitan.