HETANEWS

Champion: Polresta Siantar ‘Maling’, Kapolsek Siantar Barat Temannya Apin Lehu

Kelima terdakwa saat mendengarkan keterangan saksi Kapolsek Siantar Barat, Iptu David Sinaga. (foto : Armeindo Sinaga)

Siantar, hetanews.com - Awalnya dalam suasana sidang, tidak ada tanda-tanda bahwa terdakwa akan membeberkan kejanggalan dalam kasus mereka. Tetapi, selesai sidang, kelima terdakwa langsung berteriak-teriak agar apa yang mereka katakan bisa didengar para wartawan.

Kelima terdakwa yakni Champion Petrus Ginting, Boby Chandra Nainggolan, Darwin Ujung, Jefry dan Batara Dirgantara Nasution. Terdakwa Champion adalah personil kepolisian di Polres Simalungun berpangkat terakhir Bripka. Terdakwa Boby adalah panitera di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun.

Kelimanya disidangkan di PN Siantar pada Rabu (20/4/2016) dengan agenda mendengarkan keterangan dari para saksi. Adapun kelima terdakwa ini disidangkan akibat kasus pesta narkoba di rumah Darwin Ujung, Jalan Mawar No. 2-C, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat. Saat pesta sabu itulah, kelima terdakwa diamankan oleh Polres Siantar bersama Polsek Siantar Barat pada hari Minggu (1/11/2015) sekitar pukul 01.00 WIB.

Dari para terdakwa ditemukan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 97,24 gram, satu bungkus ganja, beberapa mancis, bong, pipa kaca dan 5 handphone (HP).

Dalam sidang ini, keseluruhan keterangan dari saksi Iptu David Sinaga (Kapolsek Siantar Barat) dan Riki Rizki Lubis (Timsus Polresta Siantar) dibantah oleh kelima terdakwa. "Saya tidak ada ditangkapnya (Kapolsek Siantar Barat). Yang nangkap saya Kapolresta," bantah Boby saat saksi David Sinaga memberikan keterangan.

Sekitar pukul 16.30 WIB, sidang kelima terdakwa ditutup majelis hakim Pasti Tarigan setelah mendengarkan keterangan dari kedua saksi. Sidang ditunda hingga seminggu kedepan.

Nah, saat selesai sidang inilah para terdakwa langsung berteriak-teriak. "Kawan-kawan wartawan, semua penangkapan kami ini direkayasa. Tidak ada semua barang bukti itu waktu ditangkap. Itu si Champion polisi di Simalungun bisa ceritakan," ujar Boby sambil digiring masuk ke mobil tahanan.

Kemudian, Champion mengamini pernyataan Boby tersebut. "Dicatat ini, penangkapan kami direkayasa ini. Tidak ada David Sinaga waktu penangkapan kami. Dia datang terakhir. Dia yang bawa semua barang bukti itu. Bukan punya kami itu. Punya David Sinaga sabu-sabu itu semua," kata Champion.

Ia melanjutkan kalau Polresta Siantar juga maling karena sepeda motor mereka saat penangkapan tidak dikembalilan kepada mereka. "Ada tiga sepeda motor kami itu yang tak dikembalikan Polresta Siantar. Polresta Siantar maling,” sebutnya.

“Yamaha RX King, Yamaha Xivion dan Yamaha Jupiter MX itu belum dikembalikan. Padahal mobil bang Darwin yang kemarin pas penangkapan dibawa juga, ini sudah dikembalikam. Polresta Siantar maling. Polresta Siantar maling," teriak Champion bersama teman-temannya ketika di dalam bus tahanan.

Terakhir, Champion mengeluarkan fakta yang mencegangkan. Ia menuduh kalau Kapolsek Siantar Barat, Iptu David Sinaga adalah teman dari Apin Lehu, disebut – sebut bandar besar narkoba di Siantar-Simalungun yang baru-baru ini ditangkap di Tebingtinggi.

"Tidak ada semua barang bukti itu (waktu ditangkap). Dibawa si David Sinaga itu. Jadi sabu-sabu itu punyanya (David). Kawannya si Apin Lehu si David Sinaga itu. Biar nanti kami bongkar semuanya. Saya tangkapi nanti semua polisi-polisi itu. Polisi juganya saya," teriak Champion di dalam mobil tahanan.

Penulis: ndo. Editor: aan.