HETANEWS

Nama negaranya sulit dilafalkan, Ceko resmi minta disebut 'Czechia'

Kaos bertuliskan Czechia sebutan baru Ceko. ©2016 Merdeka.com/Reuters/David W Cerny

hetanews.com - Republik Czech, di Indonesia kita lebih akrab menyebutnya Ceko, mengajukan permintaan resmi ke PBB untuk mengganti sebutan negara. Kata 'Czech' rupanya sering keliru dilafalkan atau sulit diucapkan oleh penduduk negara lain. Ada yang melafalkan 'cezek', 'ceska', atau keliru mencampurnya dengan sebutan lama 'cekoslowakia' padahal kedua negara itu sudah berpisah.

Sebagai gantinya, Kementerian Luar Negeri Ceko menawarkan sebutan yang lebih mudah: "Czechia", pengucapannya'Cekia'.

"Kami harap penyebutan ini bisa dipakai untuk situasi nonformal, misalnya saat pertandingan olahraga atau pertemuan bisnis," kata Menteri Luar Negeri Lubomir Zaoralek, seperti dilansir Al Arabiya, Sabtu (16/4).

Sang menlu mengatakan dari hasil kajian pemerintah Ceko, sebutan negaranya yang bervariasi cukup membingungkan diplomat mitra. Selain ke PBB, negara-negara sahabat juga sudah dikirimi edaran mengenai sebutan baru tersebut.

"Terlalu banyak distoris dan salah eja terkait nama negara kami," kata Zaoralek.

Ceko berpisah secara damai dari Slowakia pada 1993. Negara pecahan Uni Soviet itu kemudian memakai nama resmi Republik Czech. Konon usulan mengganti panggilan negara ini datang langsung dari Presiden Milos Zeman.

Penggantian nama ini ternyata menuai protes di internal pemerintah Ceko. Karla Slechtova, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal melontarkan kritik melalui Twitter.

"Saya takut dengan panggilan baru Czechia, orang-orang justru akan mengira kita sama dengan Chechnya," tulis Karla.

sumber: Al Arabiya

Editor: edo.