Simalungun, hetanews.com - Pelaksanaan Union Cup ke VIII tahun 2016 akhirnya berakhir, setelah PPKS Marihat Simalungun keluar sebagai juara usai mengalahkan Harjuna Binjai dengan skor 2 – 1, Selasa (12/4/2016) di lapangan sepakbola TS Mardjans Saragih, Kodim 0207/Simalungun.

Pertandingan final yang berlangsung sekira pukul 15.30 WIB itu dipimpin wasit Suprato, dengan hakim garis Jainul Jepri dan Darma Santoso, sehingga harus mengeluarkan 4 kartu kuning pada kedua tim.

Penguasaan bola yang lebih dominan ditampilkan para pemain PPKS Marihat sejak menit pertama tidak menjadi kemungkinan menjadi pencetak gol terlebih dahulu.

Sebaliknya Harjuna Binjai membalikkan keadaan dengan teknik permainan serangan balik. Pada menit ke 39 saat serangan balik, Dedi Nur berhasil mengoyak gawang PPKS Marihat.

Hal ini membuat pemain Harjuna Binjai semakin semangat mengempur serangan, sehingga membuat pemain PPKS Marihat seperti dalam tekanan. Saat kemenangan di atas angin, membuat Harjuna Binjai terus menyerang hingga babak pertama usai.

Saat peluit babak kedua dibunyikan, PPKS Marihat membuat permainan serangan terbuka, untuk mengejar ketertinggalan dari Harjuna Binjai. Pelatih PPKS Marihat menggantikan kiper agar tidak meragukan lagi dalam penjagaan mistar gawang.

Ternyata perombakan permainan ini berhasil. Kesulitan menghalau gaya permainan duet pemain PPKS Marihat Johan Simanjuntak dan Yovie Noer, membuat pemain belakang Harjuna Binjai menjatuhkannya (Yovie). Ini membuat wasit mengambil kartu dari saku nya.

Tendangan bebas yang berjarak 35 meter dari depan gawang Harjuna Binjai diberikan pada PPKS Marihat. Ronald Fagundes yang mengeksekusi tendangan berhasil mengoyak gawang Harjuna Binjai pada menit 52, sehingga membuat skor imbang 1 - 1.

Ini membuat permainan kedua tim semakin terbuka. Serangan demi serangan kembali dilancarkan masing - masing tim.

Sundulan dari pemain Harjuna Binjai hampir kembali menggoyang gawang PPKS Marihat. Andaikan kiper PPKS Marihat tidak menepis bola yang berada di atas nya, kemungkinan akan tercipta gol.

Tak mau ketinggalan, PPKS Marihat kembali memasukkan pemain pengganti dua orang untuk menambah pertahanan dari sektor tengah. Ini membuat gaya serang yang baru bagi pemain PPKS Marihat.

Ronald Fagundes hampir menggandakan kemenangan andaikan tendangan nya tidak mengenai mistar gawang Harjuna Binjai. Seperti tak merasa kelelahan, PPKS Marihat kembali mengempur gawang Harjuna Binjai secara terus menerus, walaupun sesekali melancarkan serang balik.

Gol kemenangan akhirnya tercipta bagi PPKS Marihat. Ini melalui umpan sodoran yang dilakukan Johan pada Yovie pada menit 75 dan diarahkan ke gawang lawan. Ini membuat kiper Harjuna Binjai memungut kembali bola dari gawang nya.  Skor 2 - 1 bagi keunggulan PPKS Marihat bertahan hingga akhir babak kedua.

Akhirnya PPKS Marihat keluar menjadi juara pertama dan merebut piala bergilir Union Cup yang disponsori PT STTC tersebut. Sementara Harjuna Binjai harus puas menjadi runer up pada pertandingan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Siantar ke 145 tersebut.