HETANEWS.COM

Dituding Culik Boru Sinaga Yang Hilang 8 Tahun Lalu, Pria Ini Ditangkap Warga, Minta Tebusan Rp 12 Juta

Irun bersama Satiman ditanyai AKP Abidin di Polresta Siantar. (Foto : Tumpal Tanjung)

Siantar, hetanews.com - Wagirun (42) alias Irun, diserahkan warga ke kantor polisi, Senin (11/4) pagi. Pasalnya, pria beranak 3 ini diduga pelaku penculikan seorang perempuan yang dikabarkan hilang 8 tahun lalu.

Irun yang beralamat di Jalan Sibatu-batu Blok III, Kelurahan Bahkapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, ditangkap sejumlah warga di Jalan Gunung Simanuk-Manuk, Kelurahan Sipinggol-pinggol, Kecamatan Siantar Barat, setelah meminta uang tebusan Rp 12 juta.

Marga Simanjuntak, salah seorang warga yang ditanyai menuturkan, Irun diduga kuat sebagi pelaku penculikan Risda br Sinaga warga Dusun Tambunan, Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, yang dihilang sejak 8 tahun lalu.

"Jadi semalam dia (Irun), mengirimkan surat kepada salah seorang tetangga si Risda. Dalam suratnya, dia bilang tau keberadaan si Risda," jelas Simanjuntak diamini sejumlah warga lainnya yang menyerahkan Irun ke Polresta Siantar.

Dalam surat itu, tambah Simanjuntak, Irun menyatakan agar pihak keluarga membawa uang Rp 12 juta dan jangan membawa polisi. "Kan ada nomor hp-nya (Irun) tertera disurat itu. Jadi kami hubungi, dia minta uang Rp 12 juta," tandasnya.

Pihak keluarga, jelas Simanjuntak, pun menuruti permintaan Irun. Bersama abang kandung Risda, Hendri Sinaga, mereka pun sepakat memberi uang yang diminta. "Kami oke kan lah uang yang dimintanya itu. Dia janji bertemu di salah satu warung di Jalan Gunung Simanuk-manuk dekat RS Tentara," terangnya.

Dilokasi yang dimaksud, mereka langsung menangkap Irun yang tengah nongkrong bersama salah seorang pria bernama Satiman (66) dan menyerahkannya ke polisi.

"Kami sudah berpencar mencari dia disitu. Menjumpai dia di warung ada dua orang kami utus. Begitu dipastikan, langsung kami datangi untuk menangkapnya. Disitu dia sama Satiman, katanya abangnya," jelasnya.

Irun dan Satiman saat ini masih diamankan petugas di Polresta Siantar. Satiman mengaku sempat kaget dengan aksi sejumlah warga yang mendatangi mereka. "Saya gak tau, si Irun ajak saya minum teh diwarung itu. Tiba-tiba banyak orang datang dan menyerahkan kami ke Polisi. Si irun ini adik ku," tandas Satiman.

Hanya saja, mendadak seorang wanita yang diketahui tetangga Risda, membenarkan Irun yang membawa Risda sekitar 8 tahun lalu. "Ia, kau lah yang membawa si Risda. Waktu kalian lewat dari warung ku, aku tanda taik lalat di muka mu," tukas wanita belakangan diketahui br Saragih ini.

Meski sudah diserahkan kepolisi, Irun mengatakan tak mengetahui keberadaan Risda. Surat dibuatnya, diakuinya untuk mendapatkan uang membayar sejumlah utang yang dimilikinya.

Penulis: bt. Editor: Desi Manalu.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan