HETANEWS.COM

Menang Adu Penalti, Harjuna Binjai Lolos ke Semifinal

Pertandingan saat TGM Medan kalahkan Pemko Siantar (foto : Armeindo Sinaga)

Simalungun, hetanews.com - Thamrin Graha Metropolitan (TGM) Medan yang merupakan juara Union Cup tahun 2015 lalu ini terpaksa harus angkat kaki dari turnamen sepakbola ini setelah kalah di babak 8 besar (perempat final).

Juara bertahan TGM Medan kalah dalam babak adu penalti melawan Harjuna Binjai  dalam pertandingan di Stadion Mardjans Saragih, Kodim 0207/Kabupaten Simalungun, Minggu (3/4/2016).

Dalam 2 x 45 menit, kedua tim sama-sama saling gagal mencetak gol. Kemudian untuk menentukan siapa yang berhak lolos ke semifinal, adu tos-tosan tendangan 12 pas dilakukan.

Tiga dari empat pemain TGM Medan berhasil melaksanakan tugasnya sebagai algojo adu penalti. Sedangkan dari Harjuna Binjai, kelima penendang penalti mereka berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik. Dengan begitu, Harjuna Binjai berhak melaju ke babak semifinal setelah menang adu penalti dengan skor akhir 5-3.

Dalam pertandingan ini, TGM Medan memakai kostum warna serba orange baik di baju, celana dan kaos kaki. Sementara itu, tim Harjuna Binjai mengenakan kostum warna hitam di baju dan celana, sedangkan warna merah di kaos kakinya.

Pada babak pertama, kedua tim mencoba peruntungan dengan mencoba menyerang baik dari arah sayap maupun dari tengah. Namun, di 45 menit pertama, kedua tim sama-sama gagal mencetak gol.

Di 45 menit selanjutnya, kedua tim kembali gagal mencetak gol padahal sudah melakukan beberapa kali pergantian pemain. Wasit Suci Effendi yang memimpin pertandingan akhirnya meniup peluit panjang dengan skor 0-0 dan harus dilanjutkan dengan adu penalti untuk menentukan siapa pemenangnya dan berhak lolos ke semifinal.

Babak adu penalti dengan penendang pertama dimulai dari Harjuna Binjai. Dedi Nur berhasil menjaringkan bola. Begitu juga dengan Indra dari TGM Medan berhasil menjebloskan bola dari titik 12 pas. Skor 1-1. Berurutan Wijay dan M Ridwan berhasil melaksanakan tugasnya. Skor 2-2.

Di penendang ketiga, Parwis dan Agil tidak mengalami kendala dalam melaksanakan tugasnya. Skor 3-3. Nah, di penendang keempat inilah yang membedakan. Eko dari Harjuna Binjai sukses mengeksekusi penalti, sedangkan Fahri dari TGM Medan gagal mengeksekusi bola dari titik 12 pas. Skor sementara 4-3 untuk Harjuna Binjai.

Untuk mengamankan tiket ke semifinal, algojo kelima dari Harjuna Binjai harus sukses melaksanakan tugasnya. Dan Syahbani, penjaga gawang Harjuna Binjai yang menjadi penendang kelima berhasil menjaringkan bola. Dengan begitu, skor akhir 5-3 untuk Harjuna Binjai karena penendang kelima TGM Medan tidak akan mempengaruhi hasil.

Dengan skor akhir 5-3, Harjuna Binjai berhak melaju ke babak semifinal menantang Persetara AEP Torgamba Labusel. Sebelumnya, Persetara lolos ke semifinal setelah berhasil mempecundangi PS Pemko Tebingtinggi melalui adu penalti juga.

Di semifinal, pertandingan antara Persetara AEP Torgamba Labusel melawan Harjuna Binjai dilaksanakan pada Kamis (7/4/2016) sekira pukul 16.00 WIB di tempat yang sama.

Kedua tim akan berebut satu tiket final Union Cup VIII tahun 2016. Persetara agak lebih diuntungkan karena memiliki jeda waktu istirahat lebih banyak. Namun, inilah sepakbola. Apapun bisa terjadi. Jadi mari saja disaksikan.

Penulis: ndo. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan