HETANEWS

Sindikat Curanmor Diringkus, 1 Ditembak

Ketiga pelaku curanmor yang diamankan dan barang bukti yang digunakan

Medan, hetanews.com - Polsekta Medan Baru meringkus pelaku sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) Sabtu malam (2/4/2016).

Ketiga pelaku bernama Terkelin Sinulingga alias Karo alias Andi Sihombing, (52) warga Simalingkar B, Alex Firman (32) warga Jalan Bunga Wijaya Kusuma, Selayang, dan Harmin Wijaya (35) warga Jalan Bunga Raya, Selayang. Sedangkan seorang rekan mereka hingga kini masih dalam pengejaran polisi.

Kapolsekta Medan Baru Kompol Ronni Bonic mengatakan, selain kendaraan roda empat para tersangka ini juga mencuri kendaraan roda dua. Mereka sudah 30 kali lebih beraksi di wilayah hukum Polresta Medan. Salah satu pelaku terpaksa dilumpuhkan karena berusaha kabur saat ditangkap.

"Kebanyakan pelaku mengincar sepeda motor. Barang bukti yang kita amankan 1 mobil Carrypick up milik korban (Mardiana) dan 1 mobil Avanza putih milik pelaku yang diduga juga hasil curian. Selain itu kita menyita alat bukti lainnya berupa 2 unit sepeda motor, ‎kunci T, peralatan bongkar mobil, rantai besi dan 2 ponsel genggam," ungkap Bonic, Minggu sore (3/4/2016).

Terungkapnya sindikat pencurian ini berawal dari laporan korban ‎bernama Mardiana Metaria (46) yang kehilangan mobil pick up warna putih di halaman rumahnya Jalan Djamin Ginting, Simpang Pasar Baru, Kecamatan Medan Baru. Atas kehilangan itu korban membuat laporan pada 28 Maret 2016 sekira pukul 10.00 WIB.

Saat penyelidikan, polisi menemukan mobil korban di kawasan Pancur Batu berikut mobil pelaku, Avanza nomor polisi (nopol) BK 1825 JM. Namun pada saat disergap, ‎pelaku yang berjumlah 4 orang ini melarikan diri.

Kemudian polisi melakukan pengembangan. Berdasarkan TNKB kendaraan didapat pelaku pertama adalah Harmin Wijaya alias Asun. Dari keterangan Asun yang sudah ditangkap, polisi mengetahui nama pelaku lainnya.

Pada Sabtu (2/4/2016) polisi menggerebek rumah kost Terkelin Sinulingga di kawasan Tanjung Anom. Di sana Terkelin melakukan perlawanan kepada polisi. Tak ingin buruannya kabur, polisi pun menembak kaki kirinya. Pengungkapan berlanjut. Dari keterangan Terkelin, polisi meringkus pelaku, Alex Firman di rumahnya.

Menurut Bonic,kasus curanmor ini masih terus diselidiki untuk mencari para penadahnya barang hasil kejahatan dari para pelaku. 

sumber: fokus medan

Editor: aan.