HETANEWS.COM

Diklat Keterampilan Siapkan SDM Pencari Kerja

Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar bersama usai menutup diklat keterampilan bagi pencari kerja di BLK Dinsosnaker Tebingtinggi.jpg

Tebingtinggi, hetanews.com - “Secara kasat mata saya melihat diklat keterampilan bagi pencari kerja ini berjalan dengan baik, dan itu tergambar dari yang ikut tata rias pesertanya cantik-cantik. Tata busana cukup memikat, dan tata boganya juga enak-enak, terlebih yang akan ikut magang ke Jepang, sudah bisa menggunakan bahasa Jepang,” sebut Wakil Wali Kota Tebingtinggi, Oki Doni Siregar.

Hal ini disampaikan saat menutup pendidikan dan pelatihan (diklat) keterampilan bagi pencari kerja sub tata boga, tata rias, tata busana dan magang ke Jepang, Kamis (31/3/2016) di Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Tebingtinggi dihadiri para camat dan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Dikatakan Oki, Pemko Tebingtinggi setiap tahun mengadakan diklat atau pelatihan dengan berbagai keterampilan, merupakan sebuah kepedulian guna menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) para pencari kerja dari daerah itu untuk dapat ikut berkopetisi dengan pencari kerja lainnya.

Dalam diklat ini, pemko juga menyiapkan alat-alat yang diperlukan untuk dipergunakan dan dimanfaatkan sebisanya serta dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

“Dengan meningkatnya perekonomian keluarga, dapat pula membiayai anak-anak kita sekolah dan menjadikan mereka lebih siap menghadapi kondisi jaman yang kian hari semakin ketat persaingannya, terutama mencari lapangan pekerjaan,” sebut Oki.

Disampaikan, beberapa tahun kedepan Kota Tebingtinggi akan semakin padat, dan akan terjadi kompetesi semakin ketat dan bersaing, karena adanya proyek nasional seperti Pelabuhan Kuala Tanjung, jalan tol, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei dan menjadikan Kota Tebingtinggi sebagai penyangga pertumbuhan ekonomi di Sumut.

“Pertumbuhan dan perkembangan Tebingtinggi yang maju dan modern, mengundang berbagai insvestor untuk berinvestasi di kota ini. Seperti dikatakan Direktur Utama Pelabuhan Indonesia (Dirut Pelindo) I kepada saya beberapa waktu lalu, jika  di luar negeri pun Tebingtinggi sudah dibicarakan para pengusaha,” paparnya.

Kepada yang akan ikut magang di Jepan, Oki berharap agar terus meningkatkan disiplin dan berlatih menggunakan bahasa Jepang. Karena menurutnya, orang di Jepang itu terkenal dengan disiplinnya. “Kalian harus pandai dan cepat beradaptasi dengan kondisi setempat jika nanti terpilih dan lulus testing,” sebut Oki.

Kadisosnaker Tebingtinggi, Syaiful Fachri menuturkan, kegiatan diklat ini diikuti 80 orang peserta terdiri dari masing-masing sub kegiatan 20 orang dengan jadwal waktu tata rias 315 jam pelajaran, tata busana wanita 315 jam pelajaran, tata boga 210 jam pelajaran dan magang ke Jepang 315 jam.

Dari hasil monitoring dan evaluasi para peserta sangat serius mengikuti diklat ini. Para peserta merasa waktu pelaksanaan sangat singkat, sehingga ingin membuat kreasi baru. terutama dalam mempelajari bahasa Jepang. Selain itu, peserta juga diberikan bantuan peralatan.

Penulis: steven. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan