HETANEWS

Kecelakaan Tunggal Gagalkan Wisuda Mahasiswa STT HKBP

Jasad Ronal Sinaga yang meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal (foto : Bismar Siahaan)

Siantar, hetanews.com - "Kok secepat ini lah anakku ini meninggalkan kami semua, padahal janji dia samaku untuk wisuda tahun ini’.

Kalimat itu diucapkan Boru Saragih saat memandangi jasad anaknya Ronal Sinaga (26) mahasiswa Sekolah Tinggi Theologia (STT) HKBP Kota Siantar, Rabu (30/3/2016). Mahasiswa semester 10 ini telah meninggalkan seluruh keluarga, kerabat, serta teman - teman kuliahnya di jurusan sebagai Pendeta Kristen Protestan.

Pasalnya Ronal mengalami kecelakan tunggal bersama rekannya Rijal Gultom di Jalan Gereja, Kecamatan Siantar Selatan, depan SMA dan SMP HKBP Siantar hingga merenggut nyawanya, Rabu (30/3/2016) sekira pukul 10.00 WIB di ruangan ICU Rumah Sakit (RS) Tentara.

"Peristiwa kecelakaan terjadi Selasa (29/3/2016) sekira pukul 24.00 WIB, dia (korban) bersama Rijal hendak pergi ke rumah temannya di Kampung Kristen. Namun tak tau kenapa katanya hanya mengelakan jalan rusak, jatuh orang itu ke arah kiri, hingga mengalami luka dalam di bagian kepala belakang dan kepala sebelah kiri agak penyok ke dalam,” ungkap teman korban, Noprian Silaban setelah berkunjung ke RS Tentara kepada hetanews, saat berbincang di kantin Universitas Simalungun (USI).

Ketika ditanya jenazah korban akan dibawa kemana, Noprian menuturkan korban akan dibawa ke rumahnya di Sumbul, Sidikkalang, Kabupaten Dairi, sekira pukul 12.00 WIB.

"Tapi lucu kali bah kenapa lah teman yang dibonceng itu hanya mengalami luka ringan, seperti luka goresan terkena aspal," ungkap Noprian.

Saat hetanews mendatangi kampus STT HKBP di Jalan Sangnaualuh, Kecamatan Siantar Timur, bertemu dengan teman korban yang sesaat sebelum kejadian mereka bersama. Sahat mengatakan, kemarin malam mereka minum tuak di Lorong 2 BDB, Kecamatan Siantar Timur.

“Malam itu saya malah dikasih tuak satu gelas dan satu batang rokok. Justru dia (korban) tertawanya terus dengan teman – temannya. Kayak gak akan ada kejadian seperti hari ini,” sebut Sahat.

Ronal diketahui senang bermain musik saksofon dan piano, serta pencipta lagu koor di gereja HKBP. Sifat pertemanan yan baik serta terbukanya Ronal, membuat para teman temannya akan berangkat ke rumah duka untuk melihat korban terakhir kalinya.

Penulis: res. Editor: aan.
Komentar 3