HETANEWS.COM
CITIZEN JOURNALISM

Kasat Lantas dan Kadishub Tebingtinggi ‘Tulalit’, Pemasangan Verboden Menyalahi

Pemasangan verboden yang menyalahi di Kota Tebingtinggi

Tebingtinggi, hetanews.com - Sejumlah warga terpaksa  menuding dan memberi penilaian miris, bahkan melecehkan dua petinggi di Tebingtinggi yang diberi wewenang, menjaga, mengatur serta mengendalikan laju perlalulintasan di kota itu.

Kedua oknum pejabat tersebut adalah Kasat Lalu Lintas (Lantas) dan Kadis Perhubungan (Kadishub) Kota Tebingtinggi dan dengan sedikit tersenyum, warga berujar bahwa keduanya  sudah ‘tulalit’ alias tidak nyambung. Hanya gara-gara sebuah verboden atau rambu-rambu dilarang masuk, terpajang di pinggir Jalan KF Tandean, persisnya di Simpang Empat Kota Tebingtinggi. (tanda panah dalam foto).

Sejatinya, dengan terpasangnya rambu - rambu tersebut, seluruh pengendara kenderaan bermotor atau tidak bermotor dilarang masuk ke segala arah, mulai dari lampu merah atau traffic light di Simpang Empat Kota Tebingtinggi.

Namun kenyataannya semua kenderaan bebas menuju ke segala jurusan yang ada, yakni lurus ke arah Jalan Suprapto, berbelok kiri ke Jalan Sudirman dan berbelok kanan menunju Jalan Ahmad Yani.

Seorang warga Zulkifli Siregar mengatakan, menurut Undang - Undang (UU) atau tata tertib per lalulintasan bahwa verboden larangan atau dilarang masuk, tapi kenderaan jalan terus masuk ke segala arah. “Kalau mau belok ke kanan atau kiri dan saat lampu hijau semua kenderaan bebas jalan mau terus ke Jalan Suprapto atau belok kanan ke Jalan Ahmad Yani, apa di Kota Tebingtinggi ini? Apa saja bisa dibuat di sini, apa memang harus seperti itu? supaya tidak  bersalahan pula nanti sebaiknya ditinjau kembali semua rambu-rambu di kota ini,” celetuk Zulkifli.

Dia mempertanyakan apakah pemasangan verboden seperti itu tidak diperhatikan baik-baik oleh petugas yang diberi wewenang oleh Pemko Tebingtinggi dan bagaimana daerah itu bisa lolos dari persyaratan untuk mendapatkan Piala Wahana Tata Nugraha.

Ironis disisi sebelah kiri arah ke Jalan Sudirman terdapat pos Pam Lantas yang fungsinya menempatkan personil Sat Lantas untuk menjaga dan mengatur arus lalin bila tiba-tiba terjadi kemacetan, namun tidak pernah tau kalau ada rambu yang sebenarnya tidak pantas dipajang di persimpangan tersebut.

Penulis: ardiansyah. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!