Siantar, hetanews.com - Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarukim) Kota Siantar Lukas Barus, dipanggil Kejaksaan Negeri Kota Siantar terkait perkembangan kasus dugaan korupsi pembangunan Tembok Rumah Sakit Umum Djasamen Saragih (RSUD), hari ini Rabu (30/03/2016).

Kasi Pidsus Ondo Purba ketika ditemui wartawan di kantornya, Rabu (30/03/2016), membenarkan kehadiran Lukas Barus ke Kejaksaan tersebut. "Memang hari ini dimintai keterangan, kebetulan aku sama Kejari baru pulang dari Medan, jadi engga sempat tadi ketemu," katanya.

Ondo menyebutkan, kehadiran Lukas Barus hanya dimintai keterangan terkait kasus Tembok RSUD. "Hanya dimintai keterangan terkait perkembangan Tembok RSUD, dan sebenarnyakan pada saat itu bukan dia (Lukas Barus) Kadisnya," sebutnya.

Wartawan juga menanyakan soal tersangka atas kasus tersebut yang sampai saat ini belum ditahan oleh Kejaksaan, Ondo mengatakan tersangka koperatif ketika dipanggil oleh kejaksaan, "Kan kalau ditahan karena dikwatirkan tersangka lari, memusnahkan barang bukti, atau sampai tiga kali tidak dipanggil, serta mengulangi perbuatannya dan sejauh ini tersangka masih koperatif kok ketika dipanggil, dan barang bukti sudah sama kita semua," jawab Ondo.(