HETANEWS

Sperma Diduga Milik Anak Anggota DPRD Simalungun Dijadikan Barang Bukti

Bercak yang diduga sperma MS (foto : Tumpal Tanjung)

Siantar, hetanews.com - Sebercak cairan diduga sperma ditemukan dari atas kasur, pasca keluarga memergoki anak oknum anggota DPRD Simalungun berinisial PS yakni MS berduaan dengan janda anak dua, I br S di jalan Damar Kelurahan Kahean Kecamatan Siantar Utara, Kamis (24/3/2016).

Kepada wartawan, Senin (28/3/2016), Feriana Napitupulu isteri dari MS mengatakan pihaknya menemukan sejumlah bukti yang menyatakan kalau suaminya dan I br S melakukan perselingkuhan.

Bahkan, RN adik kandung Feriana yang ikut memergoki MS berduaan di dalam rumah bersama I br S, mereka menemukan bercak putih yang diduga sperma suaminya dari atas kasur.

"Bercak itu kami temukan di atas kasur (sprei) warna biru dalam rumah yang mereka (MS dan I br S) tempati. Dan sprei itu juga sudah dibawa polisi sebagai barang bukti," ujar RN diamini Feriana kepada wartawan.

Selain itu, keluarga juga mendapat laporan dari warga setempat kalau MS kerap mengunjungi kediaman Icha dengan berganti-ganti kendaraan. "Warga setempat bilang kalau dia (MS) datang kadang pakai mobil pick up, Kijang Innova plat merah, Fortuner hitam dan sepeda motor Jupiter," pungkas Feriana.

Mengingat kelakukan suaminya itu, Feriana mengaku kecewa berat. Semua perjuangan yang telah dilakukannya untuk membantu MS termasuk meminjamkan uang sebanyak Rp 68 juta guna keperluan suami, awalnya tidak disesali jika tidak ketahuan selingkuh.

Bukti kwitansi penyerahan uang Rp 68 juta (foto: Tumpal Tanjung)

"Memang uangnya itu secara bertahap saya berikan. Uang itu saya pinjam dari adik, waktu itu digunakan untuk bayar kredit, termasuklah kredit mobil kami," terang Feriana diamini RN seraya menunjukkan lembar kwitansi serah terima yang dibubuhi tanda tangan MS.

Warga Jalan Parapat Komplek Panglong Pariama Simpang Dua Kelurahan Simarimbun Kecamatan Siantar Marimbun, ini pun melaporkan kelakuan suaminya itu ke Polsek Siantar Utara, dengan laporan polisi nomor: LP/133/ 2016/SU/STR tanggal 25 Maret 2016 atas tuduhan tindak pidana perzinahan.

Bahkan, ia mengatakan akan menggugat cerai suami yang menikahinya pada 2005 silam. "Mungkin inilah petunjuk Tuhan. Saya memang kawin lari dulu dengannya, tapi kesabaran ini sudah habis. Dia sudah dilaporkan ke polisi dan saya siap akan menggugatnya cerai," kata Feriana.

Selain itu, RN menambahkan sebelum memergoki MS tepatnya 12 Maret 2016. Dia menjumpai I br S di kediamannya di Jalan Damar. Saat itu sebutnya, I br S mengakui berselingkuh dengan MS yang dimulai pada akhir tahun 2013.

"Waktu itu saya datangi dia (I br S) mengaku kok, kalau dirinya dan MS sudah berhubungan selama 2 tahun dan melakukan hubungan intim. Dia minta maaf tapi saya bilang, harus jumpai keluarga kami. Karena gak cukup minta maaf sama saya saja," ujar RN.

Tiga hari setelahnya, lanjut RN, Feriana, MS dan I br S dipertemukan di salah satu warung. “Tanggal 15 Maret 2016 itu kami bertemu. Di situ MS berjanji akan memutuskan hubungannya dengan I br S. Gitu juga I br S sudah janji akan akhiri hubungan, tapi nyatanya tanggal 24 Maret 2016 terbukti, hanya omongan aja keduanya," tegas RN.

Penulis: bt. Editor: aan.