HETANEWS.COM

Dijebak Putri Kandung, Ponia Menangis Histeris Divonis 8 Tahun

Ponia tampak menangis histeris usai mendengarkan vonis hakim (foto : Bismar Siahaan)

Simalungun, hetanews.com - Ponia (40) tersangka kasus narkotikan jenis ganja, mendapat hukuman inkrah, setelah majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Simalungun menjatuhkan vonis 8 tahun penjara dan denda sebanyak Rp 500 ribu, Senin (28/3/2016).

Mendengar putusan tersebut, Ponia langsung terjatuh dari kursi terdakwa sambil menangis histeris. Ini membuat sidang d skorsing beberapa menit.

Sebelumnya Ponia dituntut 12 tahun penjara. (Baca: http://hetanews.com/article/47781/dijebak-anak-kandung-ponia-divonis-12-tahun-penjara)

Dalam sidang tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ponia d berikan kesempatan oleh majelis hakim untuk memberikan pembelaan. Kencana Tarigan selaku kuasa hukum tersangka, menyatakan klien nya merupakan salah satu korban dari sang anak yang sebenarnya memiliki barang haram tersebut.

Ini membuat Ponia yang tidak lama setelah menerima ganja dari putri kandungnya, polisi datang dan menggeledah rumah tersangka. Akhirnya ditemukan ganja di rumah Ponia.

Atas vonis majelis hakim itu, kuasa hukum terdakwa dan JPU menyatakan menerima.

Penulis: res. Editor: aan.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!