HETANEWS

Siantar Harus Punya Identitas dengan Lagu

Retta Sitorus mengikuti proses pembuatan video klip (foto : Facebook)

Siantar, hetanews.com – Semakin banyak dan berkembangnya kafe-kafe di Siantar berdampak positif bagi musisi di kota ini.

Hal itu dikatakan Retta Sitorus, penyanyi asal Siantar ketika berbincang-bincang dengan hetanews  di studio musik Angel, Jalan Wahidin, Senin (28/3/2016).

“Dengan semakin banyaknya kafe-kafe di Siantar ini membuat para musisi mendapatkan ruang untuk menunjukkan kualitasnya. Kalau dulu kan hanya satu, hanya di Kafe Malona Jalan Diponegoro. Sekarang sudah banyak kafe-kafe yang berdiri, jadi semakin banyaklah ruang musisi kita ini. Studio musik juga semakin berkembang kan. Ya jadi baguslah,” ujarnya.

Sebagai putri daerah, ia jelas berharap agar Siantar bisa semakin berkembang di dunia musik melalui lagu-lagunya. “Musik Siantar harus punya identitas dengan lagu-lagunya sendiri. Jangan keseringan kita nyanyikan lagu orang lain lah. Kita buat lagu kita, terus itu yang kita promosikan,” sebutnya.

“Contohnya aja kan anak-anak Dipo (Jalan Diponegoro) yang punya lagu sendiri. Ya gitulah kita contoh. Mari komunitas-komunitas musik Siantar melalui indie menciptakan lagu-lagu. Kita buat kota Siantar ini menjadi kiblat musik. Dengan begitu, saya yakin musik Siantar akan semakin berkembang kedepannya,” tambah Retta.

Disinggung mengenai kesulitan yang akan didapat musisi dalam promosi lagunya, ia memberikan jalan (solusi). “Jelas caranya melalui sosialisasikan atau promosikan lagu kita itu agar bisa terkenal. Bagaimana cara promosikannya, ya itu melalui perhatian pihak-pihak terkait contohnya melalui radio-radio serta televise swasta,” jelasnya mengakhiri.

Penulis: ndo. Editor: aan.