HETANEWS

Pergaulan Bebas dan Narkoba, Penyebab Maraknya Pembuangan Bayi

Ketua Umum DPP Gemais, Ardiansyah Saragih diterima Mendikbud Anis Baswedan di ruang kerjanya (foto : Istimewa)

Simalungun, hetanews.com -  Akibat pergaulan bebas dan narkoba, serta kurangnya pengawasan dari stake holder atas dokumen domisili di kos - kosan, sementara di lokasi itu rentan dengan kegiatan - kegiatan asusila, penyebab banyaknya angka pembuangan bayi di Sumatera Utara.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum DPP Gerakan Masyarakat Islam Simalungun (Gemais), Ardiansyah Saragih, kepada hetanews, Jumat (18/3/2016) melalui telepon seluler.

"Ya kita minta ijin dari hiburan malam dan tempat esek - esek harus ditertibkan. Begitu juga dengan lokasi kos - kosan harus memiliki pendataan yang baik," ujar Ardiansyah yang mengaku saat ini berada di Jakarta.

Menurutnya, pendidikan agama harus ditambah jam pelajarannya. Ini agar pemahaman agama anak - anak bangsa lebih baik lagi. Kemudian ekstrakulikuler juga lebih diaktifkan.

Selain itu, agar generai muda bisa dapat aktif dan terhindar dari kegiatan - kegiatan yang negatif seperti narkoba dan free sex dan lainnya.

Mantan unsur Ketua DPP Komite Nasional pemuda Indonesia (KNPI) ini menyesalkan tindakan pembuangan bayi yang marak terjadi belakangan ini. “Kita juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk dapat mengusut pelaku pembuangan bayi. Pasalnya sampai saat ini jarang sekali ditemukan pelaku pembuangan terhadap bayi tersebut, " ungkapnya.

Penulis: soni. Editor: aan.