HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

 Diduga Hasil Hubungan Gelap, Sesosok Bayi  Ditemukan di Teras Rumah Warga 

Bayi perempuan yang ditemukan diteras rumah warga yang saat ini mendapat perawatan di Klinik Parlaungan Jalan Baja Tebingtinggi.

Tebingtinggi, hetanews.com -  Bayi perempuan yang baru lahir dengan kondisi tali pusar masih melekat di tubuh ditemukan di kediaman warga,  Rabu (16/3/2016) subuh,  tepatnya di depan pintuRiko (39) warga Jalan Baja Lingkungan VI Kelurahan Tebingtinggi Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi, saat akan sholat subuh. Bayi malang ini diletakkan di atas alas kaki atau keset kaki,

Informasi yang dihimpun  di Mapolsek Padang Hilir,  bayi berjenis kelamin perempuan yang diperkirakan baru dilahirkan sekitar 2 jam dengan kondisi tali pusar masih melekat di bagian tubuhnya pada saat ditemukan Riko.

"Kemungkinan bayi tersebut sengaja diletakan setelah baru dilahirkan, karena pada saat ditemukan tali pusar bayi masih melekat," terang Kapolsek AKP Sugiri SH.

Ketika ditanyai wartawan,  Riko menceritakan bahwa bayi tersebut ditemukannya sewaktu dirinya hendak menunaikan ibadah  subuh. Ketika itu Riko mendengar suara tangisan bayi yang sempat ia kira suara kucing, namun saat Riko mengintip melalui jendela depan dirinya sontak terkejut, ternyata suara tersebut berasal dari sosok bayi yang diletakan diatas kesek kaki dibawah pintu depan rumahnya. 

Riko selanjutnya membangunkan isterinya, Elvirami (38) dan kemudian pasangan suami-isteri tersebut keluar dan mengambil bayi perempuan tersebut.

"Bayi itu kelihatannya baru lahir, tali pusarnya masih ada. Karena dalam keadaan tidak dibungkus kain dan terlihat kedinginan istri saya kemudian membungkus bayi itu dengan handuk." ujar Riko.

Riko akhirnya menghubungi Kepala Lingkungan serta pihak kepolisian Polsek Padang Hilir atas adanya peristiwa ini. Menurut Riko mungkin bayi yang di buang tersebut  hasil hubungan gelap makanya ibunya tega membuangnya.

Bayi yang masih melekat tali pusarnya tersebut selanjutnya di bawa ke klinik Parlaungan di Jalan Baja dan langsung ditangani Bidan Nofi Noor Batubara guna memotong tali pusar bayi perempuan tersebut.

"Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut memiliki berat 3,2 kg serta panjang 50 Cm dengan kondisi sehat." ujar Bidan.  

Pihak Polsek Padang Hilir yang menangani kejadian ini mengaku masih melakukan lidik untuk mengetahui siapa orang tua yang tega membuang bayi malang tersebut.

"Kita masih melakukan penyelidikan, dan usai dirawat bidan di klinik, bayi perempuan tersebut akan kita serahkan ke Dinas sosial Pemko Tebingtinggi," jelas Kapolsek Sugiri.

Penulis: ardiansyah. Editor: des.