Siantar, hetanews.com - Kawanan rampok yang menyikat uang Rp150 juta dari dalam jok motor Benny Damanik, masih misterius. Polisi sejauh ini masih melakukan penyelidikan.

Satuan Reserse Kriminal Polresta Siantar melalui unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), yang menangani kasusnya menilai kejadian merupakan kelalaian korban.

"Kita masih menyelidikinya. Kalau liat kasusnya itu merupakan kelalaian korbannya," kata Kanit PPA Ipda Zulkarnain, Jumat (11/3) kepada hetanews.

Menurut Zul, duit yang disimpan dalam jok sangat gampang diembat. "Kalau didalam jok, gampang diambil. Ditarik ke atas jok itu, tangan bisa masuk kedalam," katanya disinggung cara pelaku menyambar duit korban.

Korban, sebut Zul, sepele dalam penanganan duitnya. "10 juta aja ada uang kita, kurang berani meletak dalam jok. Apalagi 150 juta. Kalau memang apa, kan bisa disimpan dalam tas kecil yang dibawa ya itu, trus ditutupi pake jaketnya," ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya sebut Zul, tengah mendalami kasus yang menimpa korban. "Saksi-saksi udah kita periksa termasuk korban. Sejauh ini kita masih selidiki lagi lah guna mengungkap pelakunya," ucapnya.

Baca juga - http://www.hetanews.com/article/46730/uang-rp-150-juta-disimpan-di-jok-sepeda-motor-raib