Siantar, hetanews.com - Jefri Gultom (27) tersangka pencurian, melancarkan aksinya dengan berpura-pura membeli bensin di eceran di Jalan Melanthon Siregar, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan, Jumat (26/2) malam.

Warga jalan Tongkol, kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur, ini berhasil dibekuk sejumlah warga setelah tabrakan di jalan Gereja simpang 4, Kecamatan Siantar Selatan. Selanjutnya tersangka diserahkan ke pihak kepolisian.

Dalam menjalankan aksinya, Jepri semula berhenti di salah satu warung penjual minyak eceran di Jalan Melanthon Siregar, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan atau tepatnya di dekat SPBU, milik marga Pangaribuan.

Disitu, pelaku mengisi bensin sepeda motor Honda beta tanpa nopol, yang dijaga oleh Dorna br Pangaribuan (15), anak marga Pangaribuan. Usai mengisi bensin, pelaku tak tak langsung pergi melainkan hinggap di warung tersebut.

Semula Dorna tak menaruh curiga dan asyik memainkan Smartphone tablet merk Advan miliknya. Namun, sejurus kemudian, seorang pengendara bebek lain juga mengisi bensin di warung korban.

Dorna pun keluar dari warung dan meninggalkan tablet Advan miliknya diatas meja atau dekat dengan jangkauan pelaku. Sejurus kemudian pelaku beraksi. Dorna yang usai mengisi bensin pengendara lain terkejut melihat smartphonenya tak di tempat.

Pelaku yang coba melarikan diri, sempat dihalangi Dorna dengan menarik bagian belakang sepeda motor korban. Hanya saja, korban tak kuat sehingga terseret sekitar 10 meter dari warungnya dan berteriak maling yang mengundang perharian warga.

Pelaku pun tancap gas kearah jalan Sudirman, namun sejumlah warga yang mendengar mencoba melakukan pengejaran terhadap pelaku. Persis di simpang 4 jalan Gereja, pelaku tabrakan dengan pengendara matic berboncengan.

Beberapa warga yang mengejar pelaku, langsung meringkusnya dan menghakimi pelaku di depan sebuah rumah toko (Ruko) dekat lokasi kecelakaan terjadi. Tak lama kemudian, polisi tiba dilokasi dan memboyongnya ke Polresta Siantar.

Tak cukup sampai disitu, polisi selanjutnya menginterogasi pelaku yang kemudian meringkus 4 kawanannya yakni, David Manurung, Tua Aman, Anwar dan Hendrik di salah satu rumah di jalan Teri, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur.