Siantar, hetanews.com - Pangkalan Data Siswa dan Sekolah atau yang biasa disingkat PDSS adalah salah satu syarat yang harus dipakai siswa kelas XII SMA/sederajat untuk mendaftar kuliah melalui jalur Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016. Tepat, Selasa (23/02), pengisian telah resmi ditutup oleh panitia atau operator PDSS.

Situs untuk PDSS tersebut yakni https://pdss.snmptn.ac.id. Adapun, untuk SMA/sederajat yang sekolahnya mendapatkan akreditasi A mendapatkan jatah 75 % untuk mendaftarkan siswanya ke PDSS.

Untuk sekolah dengan akreditasi B dijatah 50 %, sekolah yang akreditasi C dapat katah 25 % dan sekolah yang belum mendapatkan akreditasi hanya mendapatkan jatah 10 %.

SMA RK Budi Mulia Siantar, salah satu sekolah yang terakreditasi A mendapatkan jatah 75 %. Dari 327 siswa kelas XII, sebanyak 245 siswa SMA RK Budi Mulia telah didaftarkan ke PDSS.

"Sudah sebanyak 245 dari 327 siswa kelas XII telah kami daftarkan ke PDSS. Karena kan sekolah kita dijatah 75 %. Untuk itu, 245 peringkat tertinggi didaftarkan agar kita tidak menutup peluang siswa untuk masuk PTN," ujar J Simamora, Kepala SMA RK Budi Mulia saat ditemui hetanews diruangannya, Rabu (24/02/2016).

Ia juga mengatakan bahwa dalam pengisian PDSS, sekolah ataupun siswanya tidak memiliki masalah. "Semua beres dan tidak ada kendala. Karena semenjak pendaftaran PDSS dibuka, kita sudah langsung kerjakan," katanya.

J Simamora juga menambahkan sekolahnya tidak memiliki masalah dalam pengisian PDSS karena sudah mempersiapkan jauh-jauh hari.

"Sudah kita selesaikan jauh-jauh hari, beberapa minggu sebelum penutupan kita sudah selesai alias beres. Para operator kita yang tak lain guru komputer disini bekerja keras dalam pengisian itu. Kadang bekerja sampai malam, bahkan bisa sampai dini hari agar cepat-cepat selesai.

Setelah didaftarkan, barulah siswa-siswi memeriksa apakah ada yang salah atau tidak dalam pengisian data mereka. Kita ajarkan mereka (siswa) juga mandiri dalam pengisian itu, dalam artian agar mereka bisa memahami data yang mereka isi, walaupun kalau ada kendala pasti dibantu operator," jelas J Simamora.

Ia juga tidak lupa memberikan saran kepada siswa dalam pengisian tersebut. "Kita sarankan agar pin atau password akun mereka jangan sampai diketahui orang lain. Takutnya nantikan diotak-atik oleh orang lain. Bisa-bisa jadi kacau nanti isi data mereka kan.

Untuk pengisian data jurusan atau universitas pilihan kita juga menyarankan agar dipilih sesuai dengan keinginan sendiri. Rata-rata memang banyak yang memilih kampus di pulau Jawa seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Padjajaran (Unpad) dan kampus-kampus lainnya," terang J Simamora.