HETANEWS.COM
CITIZEN JOURNALISM

Antar Pesanan, Kurir Sabu Ditangkap Polres Tebingtinggi

Tersangka diamankan bersama barang bukti didampingi Humas Polres Tebingtinggi, Iptu MT Sagala

Tebingtinggi, hetanews.com - Pria lajang beriinisial AAS alias Angga (26), warga Dusun IV Desa Binjai Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) ditangkap petugas Sat Narkoba Polres Tebingtinggi.

Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai kernet truk colt diesel pengangkut bahan bangunan itu harus meringkuk di ruang sel tahanan Polres Tebingtinggi, karena tertangkap memiliki satu paket sabu – sabu seberat 0,20 gram.

Dari informasi yang berhasil di himpun dari sumber di Mapolres Tebingtinggi, Minggu (21/1/2016)Angga ditangkap pada Kamis (18/2/2016) sekira pukul 23.30 WIB ketika melintas di Pondok IV Dusun III Desa Laut Tador Sergai, tepatnya di areal Perkebunan Mandaris. Ini aat tersangka Angga berboncengan sepeda motor Yamaha Mio nomor polisi (nopol) BK 2033 NAC dengan rekannya Andri (DPO).

Diterangkan sumber, bahwa tersangka ditangkap berdasarkan informasi dari warga yang menyatakan ada dua pria yang di curigai dan diduga kuat sebagai pengedar sabu. Beberapa orang petugas Satnarkoba yang diperintahkan melakukan penyelidikan atas informasi tersebut akhirnya berhasil menemukan keduanya dan menangkapnya di kawasan Desa Laut Tador.

Saat akan ditangkap, rekan tersangka Angga yang berada diboncengan berhasil melarikan diri. Ketika dilakukan pengeledahan terhadap Angga, petugas menemukan satu paket narkoba jenis sabu seberat 0,20 gram yang sempat dijatuhkan tepat di dekat roda belakang sepeda motor Mio milikAngga tersebut.

Pada petugas, Angga menuturkan jika sabu satu paket tersebut adalah milik temannya yang biasa dipanggilnya  Iful, warga Desa Binjai. Sementara dirinya dan Andri hanya bertugas untuk mengantarkan.

“Kami hanya disuruh mengantarkan sabu itu ke Mandaris, tapi siapa yang pesan sabu itu si Andri yang tau." jelas Angga.

Dia juga mengaku, jika dirinya tidak menerima upah dari mengantarkan sabu tersebut. Angga mengaku, telah 10 kali disuruh Iful untuk mengantarkan pesanan sabu. Angga juga mengakui jika dirinya menjadi pecandu sabu sejak 4 bulan lalu.

Selain barang bukti sabu, petugas juga mengamankan barang bukti satu unit handphone (HP) warna hitam dan sepeda motor Yamaha Mio BK 2033 NAC. Akibat perbuatannya, Angga diancam dengan Pasal 114 dan Pasal 112 Undang – Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penulis: ardiansyah. Editor: aan.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!