HETANEWS

Bazar di Parkir Pariwisata, Kata Rocky Marbun, Intinyakan ini Saling Membantu

Kadisporabudpar Siantar, Fatimah Siregar.

Siantar, hetanews.com- Bak sebuah barang ‘haram’, begitulah kondisi yang sering dialami ketika berdiri Bazar, dan yang menjadi objek hujatan, Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar), karna itu, panitia berdirinya Bazar. Rocky Marbun dan Kadisporabudpar Siantar Fatimah Siregar menjelaskan penyebabnys ada even itu, di Parkiran Pariwisata tersebut, Sabtu (13/02/2016).

Rocky Marbun menjelaskan kronologi penyebab Bazar tersebut berdiri. Beberapa Mahasiswa datang kepada dirinya untuk menanyakan cara membuat suatu kegiatan, yang dananya tidak ada ditampung di APBD.

“Ada beberapa mahasiswa diskusi dengan saya, nah mereka ingin membuat suatu acara festival Band, kemudian mereka datang ke Disporabudpar, Ibu Kadis bilang bahwa engga ada anggaran APBD ke sana," ucapnya.

Menanggapi itu, Rocky mencarikan sebuah solusi untuk mendirikan Bazar dan mengajukan ijin kepada Kadisporabudpar, kemudian memberikan ijin kepadanya, dengan catatan mereka tetap membayar Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang telah ditentukan untuk Parkiran Pariwisata.

"Intinyakan ini saling membantu, pemerintah membantu kita dengan memberikan ijin, kemudian pedagang membantu ade-ade kita untuk mencari dana, dan pedagang juga membantu pemerintah dengan membayar PAD," katanya, sembari mengatakan dimana letak kesalahannya dan barang ‘tabu’.

Berdasarkan keterangan dari Rocky, rencananya bazar akan digelar hingga proses pendaftaran sampai festival dilangsungkan. "Pendaftaran akan dilakukan seminggu, yang kemudian nanti akan dilakukan festival, kitakan hanya membantu ade-ade kita yang memiliki kreasi dalam berseni.

Pemerintah tidak bisa bantu dari APBD, yah kita manfaatkan tempat pemerintah sembari kita membantu pemerintah untuk memenuhi PADnya, kita juga meningkatkan kreatifitas ade-ade," sebutnya.

Berdasarkan keterangan dari Kadisporabudpar Fatimah Siregar, rencananya, usai Festival ini dirinya akan membentuk komunitas anak-anak Band di Siantar. "Nantinya, saya akan membentuk komunitas-komunitas anak-anak muda, dan beruntung anak-anak muda mau membantu saya dengan membentuk festival," terangnya.

Dia juga mengatakan, hal ini sengaja dilakukannya agar anak-anak muda di kota Siantar memiliki kegiatan sehingga terhindar dari Narkoba. "Kalau mereka memiliki kegiatan, apa kita tidak membantu mereka untuk menghindari narkoba? Akhirnya merekakan disibukkan dengan kegiatan-kegiatan yang positif, itu saja tujuannya," sebutnya.

Bahkan lebih jauh Fatimah akan mengadakan kegiatan Band tersebut di setiap akhir pecan. "Malah saya berencana akan membuat kegiatan ini secara rutinitas, bahkan saya akan minta kepada Kapolres dan Walikota untuk memperbolehkan mereka bermain Band dimana aja," katanya.

Selain Festival ini, kata Fatimah, dirinya juga berencana akan membuat berbagai kegiatan lagi. "Rencananya, habis ini akan ada kontes becak hias, peragaan busana daerah dan masih banyak lagi, dan mereka nantinya akan kita buat komunitas, nah jadi kegiatan mereka akan rutin kita lakukan terus," katanya.

Hal ini, kata Fatimah, sengaja dilakukan untuk mendukung Siantar menjadi Destinasi Sisata. "Jika nanti program Destinasi Wisata kita sudah dimulai, kitakan tinggal gampang menjalankan, kita sudah punya komunitas-komunitas yang bisa menghibur wisatawan-wisatawan," tutupnya.

Penulis: tom. Editor: ebp.
Komentar 1