HETANEWS

Dies Natalis GMKI ke 66, MEA Jadi Tantangan atau Peluang, Diperlukan Kemampuan

.Para undangan yang hadir dalam acara Dies Natalis GMKI ke - 66 tahun bertempat di Convention Hall Siantar Hotel, Selasa (09/02/2016). (FOTO:LAZUARDY FAHMI).

Siantar, hetanews.com- Perayaan Dies Natalis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) ke 66 tahun untuk Nasional dan Dies Natalis GMKI Siantar-Simalungun ke 54 tahun, yang diadakan di Convention Hall Siantar Hotel, Selasa (09/02/2016), berjalan dengan hikmat.

Topik utama yang dibahas dalam acara tersebut adalah mengenai Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan serta membahas sesuai dengan thema acara yakni Persaudraan yang menghidupkan mendapat antusias dari peserta yang hadir yang didirikan tahun 1962.

Adapun Sejumlah nara sumber yang hadir yaitu, Prof Dr Erika Revida Saragih, Saur Melianna Sipayung SE.MSi, dr Sarmedi Purba SpOG serta dipehujung acara turun hadir politikus Manuara Sirait, termasuk pengkotbah dalam acara kebaktian yang dibawakan oleh Pdt Dr Martongon Sitinjak.

Seperti tema perayaan ini “persaudaraan yang menghidupkan”, Pdt Dr martongon Sitinjak mengatakan, di jaman modren saat ini tidak sepantasnya ada orang yang mengalami kelaparan dan sebaliknya hidup dalam berkecukupan. Namun, dalam kenyataanya justru kelaparan banyak terjadi ditengah-tengah masyarakat dan hal itu diakibatkan sikap ketidak adilan serta terkikisnya rasa kepedulian dengan sesama.

“Keluarkanlah kemampuan, berikanlah yang terbaik dari potensi yang ada dan tidak perluh memikirkan bagaimana mengalahkan orang lain sehingga muncul persaudaraan yang menghidupkan. Jangan hanya berpikir untuk kebutuhan atau kepentingan sendiri tetapi berpikirlah untuk kepentingan semua orang. Pedulilah dengan orang yang ada disekeliling kita,” katanya.

Sementara guru besar Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Erika Revida Saragih menjelaskan bahwa MEA yang menjadi tantangan atau peluang, diperlukan kemampuan. Oleh karenanya setiap orang perlu mendapatkan pembinaan sehingga agar tidak tergilas oleh kompetisi yang ada.

“Perusahaan asing maupun perusahaan Indonesia pasti akan mencari yang berkualitas dan bukan yang tidak berkualitas. Beban kita adalah, Indonesia memiliki tenaga kerja dengan lulusan rendah. Untuk itu, kita harus meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) dan kita harus bergerak cepat mengimbangi tenaga kerja luar” jelasnya.

dr Sarmedi Purba SpOG menambahkan, dalam menghadapi MEA sangat diperluhkan sertifikasi keahlian. MEA, merupakan pasar tunggal dan basis produksi internasional, kawasan dengan daya saing ekonomi yang tinggi, kawasana pengembangan ekonomi merata, terintegrasi secara penuh dengan perekonomian global.

“Masyarakat perluh peningkatan mutu profesional yang disertifikasi sesuai bahkah diatas rata-rata daya saing MEA. Untuk itu perluh traning,” ungkapnya.

Saur Melianna Sipayung SE MSi mengharapkan, generasi mahasiswa, khsusunya GMKI mengubah cara berpikir untuk menumbuhkan kemajuan yaitu dengan menciptakan lapangan kerja dan bukan malah mencari lapangan kerja. Selain itu, diharapkan dalam menghadapi MEA bentuk birokrasi perluh ditata dengan baik.

“Memang birokrasi itu penting tetapi sering kali malah menyulitkan. Itu perluh untuk diubah sehingga investor bisa masuk ke daerah ini,” sebutnya.

Sebelumnya, ketua GMKI Siantar-Simalungun, Fawer Full Fander Sihite dihadapan para undangan dan sejumlah organisasi seperti KNPI, BKS PGI, PIKI, Perkumpulan Senior GMKI dan beberapa lainnya menjelaskan bahwa kedepanya akan dilakukan sejumlah program kerja menuju kemandirian organisasi kristen tersebut termasuk didalamnya pembinaan kepemimpinan.

“Sebagai wujud dan komitmen, GMKI juga akan membentuk Gerakan Siswa Indonesia (GSI) sebelumn nantinya masuk ke GMKI dimasa kuliah. Besar harapan kami, dengan tema MEA di perayaan Dies Natalis GMKI ini, para regenerasi dan kaum intelektual sudah selayaknya mendiskusikannya sehingga memampukan daya saing dan tidak menjadi momok yang menakutkan,” katanya.

Penulis: tom. Editor: ebp.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.