HETANEWS

DPR RI Suruh Tangkap Apin Lehu, Kapolres Siantar Bentuk Tim Khusus

Sutardo salah seorang polisi yang dikatakan oleh Atan Makmur alias Ong, salah seorang polisi di Polres Siantar yang memback up jaringan narkoba. (foto Lazuardy Fahmi).

Siantar, hetanews.com- Dalam Persidangannya, Ong Alias Atan Makmur mengungkapkan di persidangan keterlibatan personil Polres Siantar, bahkan hal tersebut menjadi bahan di DPR RI, khususnya Komisi III dalam raker dengan Polri, sehingga mereka meminta agar pelaku utama, yakni Apin Lehu ditangkap oleh Polisi, namun ketika ditanya terkait hal tersebut, Kapolres Siantar AKBP Dodi Darjanto mengatakan mereka dapat menangkap berdasarkan barang bukti.

Ketika ditanya terkait ucapn Ong, AKBP Dodi Darjanto yang ditemui wartawan pada saat pembukaan Imlek Fair, Senin (01/02/2016) mengatakan telah mengetahui hal tersebut. "SWaya sudah baca surat Oong itu, sampai titik komanya saya baca," ucapnya.

Ditanya tindakan yang akan dilakukannya, Dodi menyebutkan, dia telah membentuk tim khusus untuk menindak lanjuti hal tersebut.

"Saya sudah bentuk tim khusus untuk itu, nah jika ada anggota kita yang terlibat nanti akan kita berikan sanksi," sebutnya

Soal anggota Polres Siantar yang mengkonsumsi narkoba, Dodi menyebutkan, Polres Siantar telah melakukan test urine kepada setiap personil Polisi. "Kita sudah melakukan test urine kepada anggota kita, dan kita akan melakukan itu secara rutin," katanya.

Dikatakan soal permintaan dari Komisi III DPR RI agar segera menangkap Apin Lehu, Dodi menyebutkan bahwa hal itu bisa dilakukan namun harus berdasarkan barang bukti.

"Kita inikan negara hukum, kita menangkap harus berdasarkan barang bukti, jadi engga bisa sembarangan," sebutnya.

Penulis: tom. Editor: ebp.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.