Siantar, hetanews.com - Kota Siantar merupakan daerah yang bertoleransi tinggi dalam hal kerukunan antar etnik dan agama di Indonesia. Untuk itu, semua pihak harus senantiasa berkontribusi menjaga serta merawat nilai-nilai solidaritas terhadap sesama, bukan malah mengedepankan sentimen primordialisme.

“Toleransi beragama harus menjadi potensi bagi kita dalam menjunjung tinggi kebersamaan dan persatuan,” ujar Penjabat (Pj) Wali Kota, Jumsadi Damanik, dalam sambutannya pada acara pembagian paket Imlek 2567/2016 di komplek Yayasan Bhakti Kesejahteraan Sosial (YBKS) Jalan Cokroaminoto, Kecamatan Siantar Utara, Kamis (28/1/2016).

Menurut Jumsadi, peranan YBKS selaku mitra Pemko Siantar selama ini telah berjalan dengan baik, khususnya dalam bidang sosial serta perhatian terhadap fakir miskin. Apa yang dilakukan YBKS rutin setiap tahun, dengan membagikan paket bahan makanan minuman merupakan wujud kepedulian lembaga ini terhadap keluarga miskin, sehingga mereka tetap bergembira saat merayakan Imlek.

Usai sambutan, Pj Wali Kota bersama Kapolresta AKBP Dodi Darjanto dan Presiden Direktur (Presdir) PT Sumatra Tobacco Tranding Company (STTC) Edwin Bingei Purba Siboro (penasehat YBKS) dan anggota DPRD Hotman Kalamuddin Manik serta Arapen Ginting berkenan memberikan paket Imlek kepada 180 orang penerima.

Edwin Bingei dalam sambutannya mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa memperhatikan sesama. “Janganlah melihat bantuan ini dari sisi materi, tetapi mari kita syukuri apa yang ada sehingga menjadi berkat bagi semua,” katanya dalam kegiatan yang dipandu oleh Herry Darmawan (anggota DPRD Siantar) ini.

Tampak pula hadir pada kegiatan tersebut segenap pengurus Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) Siantar serta tokoh-tokoh warga Tionghoa lainnya seperti Lim Lau Cho yang telah berusia 96 tahun namun tetap terlihat semangat, Camat Siantar Utara Junaedi Sitanggang bersama para Lurah di Siantar Utara.