HETANEWS

Rexona Berisi Sabu Ditemukan di Kamar Mandi Tahanan

Simalungun, hetanews.com - Sidang lanjutan pemeriksaan saksi dalam kasus narkoba atas nama Brigadir  SN oknum personil Polres Simalungun, kemarin, mendengarkan keterangan saksi, Ridu Syawal.

Dalam keterangannya menyatakan pada Kamis (2/ 7/2015 ) saksi sebagai Ketua Rukun Tetangga (RT) dipanggil oleh Brigadir Marudut Nababan sebagai petugas jaga untuk memasukkan sejumlah barang untuk Cecep melalui lubang khusus.

Pada saat itu, Ridu melihat satu botol Rexona (obat deodorant) warna kuning ada di meja piket jaga dan tidak ikut diberikan kepada saksi.

Lalu saksi membawa dan menyerahkan kepada Cecep. Satu jam setelah itu, Marudut, memanggil saksi untuk menyuruh melaksanakan apel terhadap tahanan.

Usai apel, Marudut menyatakan akan melakukan razia dan masuk membuka pintu sel dengan Briptu Fernando Nababan. Lalu, Marudut masuk terlebih dahulu ke kamar sel 3 dengan menyandang tas ransel kecil di badannya.

Marudut kemudian memanggil untuk menggledah barang - barang dalam kamar dan tidak ditemukan apa - apa. Lalu Marudut menyuruh memeriksa kamar mandi dan mambuka tumpukan kain bekas. Ridu lalu melihat botol Rexona warna kuning dibawah tumpukan kain tesebur.

Saat itu Marudut menyuruh mengumpulkan para tahanan. Kemudian menanyakan siapa pemilik Rexona tersebut tetapi semua tahanan diam.

Lalu Marudut memanggil Cecep dan menanyakan keberadaan Rexoba dimaksud, tapi tidak diakui. Marudut menendang Cecep sebanyak tiga kali sambil memaksa agar mengakui itu barangnya.

Akibat siksaan tersebut, Cecep mengakui itu miliknya. Ketika botol Rexona itu dipijak oleh saksi dan dibuka terdapat di dalamnya kaca pireks, pipet serta narkoba jenis sabu.

Penasehat Hukum terdakwa SN merasa heran atas  ketereangan saksi yang  menyatakan melihat botol Rexona tersebut berada di meja piket jaga dan tidak ikut diberikan. Namun tiba - tiba setelah dilakukan razia, botol tersebut bisa ditemukan di kamar mandi.

"Saya heran, ada keterangan saksi yang melihat botol Rexona tersebut d imeja piket. Kok tiba tiba ditemukan di kamar mandi, " ujar penasehat hukum SN, seraya mengatakan kalau sidang lanjutan akan dilaksanakan minggu depan.

Penulis: soni. Editor: aan.