Siantar, hetanews.com - Puluhan massa dari pekerja PT Sumber Rezeki Bersama (SRB) dan FTA Serikat Buruh Solidaritas Indonesia (SBSI) Siantar melakukan aksi demo di depan gedung DPRD Pematangsiantar, Senin (11/01) sekitar pukul 12.15 WIB. Sebelum aksi didepan gedung DPRD, massa berdemo di kantor PT SRB, Komplek Megaland Jalan Sangnawaluh Blok DD No 15-16.

Massa meminta agar anggota DPRD mendengar tuntutan mereka. Tetapi sekitar 20 menit berorasi, para massa aksi tersebut kemudian beristirahat untuk makan siang sejenak.

Adapun tuntutan para massa aksi yakni agar teman mereka Eko Syahputra dan Agi Adrian dipekerjakan kembali di PT SRB. Mereka juga menginginkan kejelasan dari manajemen PT SRB Siantar yang tidak bisa mengambil keputusan, yang seakan-akan tidak ada tanggung jawab.

Karyawan SRB dan Massa dari FTA SBSI lakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor DPRD Siantar, Senin (11/1).

"Saya sudah bekerja 10 tahun disini (PT SRB), tapi tanpa pernah mendapatkan cuti. Kami meminta agar dari DPRD bisa menanggapi keluhan kami ini. Manajemen PT SRB sudah rusak, kami yang sudah lama kerja hanya diberikan gaji yang hampir sama dengan pekerja baru," ujar Saswi, salah seorang massa aksi dari pekerja SRB.

Setelah hampir 2 jam aksi tapi tanpa ada tanggapan dari pihak DPRD, akhirnya massa aksi membubarkan diri. "Kami akan kembali melaksanakan demo mendadak dengan massa lebih banyak. Karena kalau dikit gini kurang ditanggapi, jadi kalau massa lebih banyak, kita akan ditanggapi," kataj Ramlan Sinaga, Ketua FTA SBSI Siantar-Simalungun.