Siantar, hetanews.com - Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kota Siantar, Maurit Siahaan mengatakan, hari Senin (11/1/2016), para karyawan dengan pengusaha Mie Pangsit YY, Yong Lani mengadakan mediasi di lokasi usaha itu di Jalan Gereja Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan.

Kata Maurit, dalam mediasi itu, pihak SBSI beserta Polsek Siantar Selatan juga turut menyaksikan. "Hari Senin lah kita lihat hasilnya, karena itu menentukan nasib dari 13 karyawan Mie Pangsit YY yang dipecat secara sepihak oleh pengusaha," kata mantan Anggota DPRD Siantar ini, Minggu (10/11/2016).

Pihaknya juga akan terus memperjuangkan nasib para karyawan yang menuntut bonus dan tunjangan Hari Natal yang belum dibayarkan oleh pengusaha Mie Pangsit YY.

"Kalau pun nanti mediasi tidak ada titik temu, maka kita siap membawa kasus ini Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker). Artinya, hak - hak mereka (karyawan) itu kan harus dipenuhi," ujarnya kepada hetanews di kantor SBSI Jalan WR Supratman, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat

Ditanya apabila pengusaha enggan menerima kembali ke 13 karyawan itu, Maurit katakan, SBSI akan berupaya mencari pekerjaan bagi mereka. Dia tidak ingin para karyawan itu menjadi pengangguran.

"Memang karyawan yang 13 orang itu pernah bilang gak mau kerja disitu lagi. Tapi kita akan upayakan lah (pekerjaan), agar mereka tidak menganggur," kata pria berbadan tinggi berkulit hitam ini.