Simalungun, hetanews.com - Untuk tahun 2016, pada Rancangan Kerja Anggaran (RKA) yang disulkan Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun, terkhusus untuk pembangunan parit tersier di Kecamatan Huta Bayu Raja, yang merupakan salah satu sentra penghasil padi sawah di Kabupaten Simalungun, tidak ada.

Menurut Sastra Joyo Sirait, politisi yang berasal dari Partai Gerindra dan bergabung di Komisi II, pada salah satu Resto di sekitaran Kecamatan Siantar, kemarin, untuk Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun memiliki anggaran pembangunan infrastrktur ada mencapai ratusaan Milyart. Namun sayangnya, untuk kecamatan setra tersebut tidak ada bantuan guna parit tersier.

" Tak ada bantuan tersier dalam RKA untuk kecamatan Huta Bayu Raja. Di sana juga kini banyak lahan padi sawah yang telah beralih fungsi," ujarnya serta menambahkan kalau Ia sangat menyesal atas hal itu.

Ia juga berucap, tindakan yang dilakukan oleh Intansi itu adalah sesuatu yang tidak mendukung terciptanya pencapaian Swasembada di Kabupaten Simalungun. "Daerah itukan sentra padi yang banyak telah beralih fungsi lahannya, sebab kurangnya perhatian dari Eksekutif guna mendukung agar lokasi itu kembali menjadi kawasan padi sawah," sebut dirinya.

Dituangkan dirinya dalam pembicaraan itu, kurangnya perhatian dinas untuk kecamatan Huta Bayu Raja, pada tanaman padi sawah juga terbukti dari perhatian kepada petani agar tidak gagal panen.

"Di Nagori Silakkidir, kecamatan Huta Bayu Raja, seluas 300 Ha lahan padi sawah telah gagal panen. Sebabnya oleh serangan hama wereng, dan kepinding padi tepat bulan Desember kemarin. Disaat menyambut Natal dan Tahun baru ada duka di Nagori itu yang dialami sekitar 200 KK pemilik lahan padi sawah," ketusnya yang juga dikuatkan oleh P Pangaribuan, selaku Gamot (pengetuah) desa Hutarih Ninggil, Nagori Silak Kidir.

Dikatakannya, pemilik lahan tersebut mayoritas beragama Nasrani. Akibatnya dapat diketahui sendiri seperti apa mereka, dan untuk bantuan dari Pemkab kepada mereka, hingga saat ini apa yang telah diterima warga. "Kita minta agar hal ini jangan terulang kembali. Kita mau Distan dan penyuluh memperhatikan, agar jangan terulang kejadian yang sama," sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian kabupaten Simalungun, Jan Posman Purba, di sekitaran DPRD kabupaten Simalungun, Kamis (7/01), kepada wartawan menerangkan kalau pihaknya akan memberikan bantuan benih padi saat musim tanam tiba bagi masyarakat disana. "Kita akan memberikan bantuan benih padi di sekitaran daerah itu," ucapnya.

Lalu, diluar dari itu, Ia juga meminta bantuan pengawasan kepada seluruh element terkait penggunaan Alsintan yang telah diberikan melalui sumber Inspirasi DPR RI kepada Kementerian Pertanian, pada kecamatan Huta Bayu Raja. "Kita lihat juga bantuan untuk kelompok tani padi sawah dikecamatan Huta Bayu Raja, mari kita awasi agar tidak disalah gunakan," celutuknya.