HETANEWS

Sepengetahuan Mangasi Purba, Putusan PTUN Medan Bukan Putusan Sela tapi Penetapan

Ketua KPU Siantar, Mangasi Purba.

Siantar, hetanews.com-  Berdasarkan informasi yang diterima wartawan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) Siantar dipanggil oleh Badan Pengawas dari Mahkama Agung (MA) RI, Jumat (18/12) di Medan, paska keluarnya putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua KPU Siantar Mangasi Purba ketika dihubungi wartawan melalui telepon selulernya. Dia mengatakan KPU Siantar diminta keterangan atas persoalan Serfenov Sirait dan Parlindungan Sinaga hingga sampai ke PTUN. "Kami hanya diminta keterangan untuk menjelaskan persoalan Surfenov - Parlin sehingga sampai ke Pengadilam Tata Usaha Negara (PTUN) Medan," sebutnya.

KPU Siantar memberikan kronologis persoalan yang terjadi. "Kita hanya diminta memberi keterangan, yah kita sampaikan keterangan keseluruhan mulai tanggal 28 July sampai 8 Desember," ucapnya.

Ditanya, apakah hanya KPU Siantar yang dilakukan pemeriksaan? Mangasi mengatakan, hari ini yang dilakukan pemeriksaan hanya KPU Siantar. "Infonya, Wakil ketua PTUN Medan dan Majelis Hakimnya kemarin diperiksanya tetapi engga tahu kita, tapi surat undangan ditanda tangani wakil Ketua PTUN Medan, dan hari ini hanya kita," jawabnya.

Ditanya berapa orang dan apa tindak lanjut dari pemeriksaan tersebut, Managasi belom mengetahuinya,"belum tahu kami, kami tidak menanya sampai kesitu, tadi yang meriksa ada 4 orang , yang memeriksa 3 hakim satu staf mereka mungkin,"Jawabnya lagi.

Ditanya apakah setelah peroses pemeriksaan tersebut sidang akan dilanjutkan, Mangasi mengatakan hari Senin depan, yakni tanggal 21 Desember bukan berupa persidangan. Menurut sepengetahuannya, putusan PTUN kemarin bukanlah putusan sela melainkan penetapan.

"Kalau putusan sela, pembacaan gugatan, lalu esepsi dari si penggugat lalu ada putusan sela, itu yang ku tahu yah, jadi yang ku tahu putusan sela itu setelah ada persidangan. Yang ku pahami, ada pembacaan surat gugatan lalu ada pembacaan esepsi, baru boleh dimintakan putusan sela, untuk mendahului putusan akhir, itu yang ku pahami," ucapnya.

Ditanya kehadiran KPU sebagai apa dalam pemriksaan tersebut, Mangasi mengatakan hanya memberikan keterangan saja. "Sebagai KPU aja, perihalnya memberi keterangan itu aja, atas sengketa yang diajukan ke PTUN itu, itu saja," tutupnya.

Penulis: tom. Editor: ebp.