Mon 18 Feb 2019

Terdengar Reagge Bob Marley di Etno USU, Semua Bergoyang

“Reggae in Campus Tribute to Bob Marley, di kampus Etnomusikologi Universitas Sumatera Utara

Berita dari Bem-Bem De Javu Evolet

Medan, hetanews.com-

Semua orang bebas mengekspresikan dirinya mengikuti irama musik yang dipilihnya. Gak ada perbedaan jenis musik, yang ada hanya perbedaan telinga dan kesukaan semata. Kamu itu, dia itu, kalian ini, mereka ntuh dan saya adalah ini. Musik irama reagge yang dapat buat hati ini sejenak meninggalkan berbagai permasalahan yang ada. Semua bergoyang mengikuti irama.

Kamis malam (29/5), tepatnya di kampus Etnomusikologi Universitas Sumatera Utara, komunitas pencinta musik, yang digawangi anak-anak etno USU mengadakan pagelaran musik reggae, dengan mengusung tema “Reggae in Campus Tribute to Bob Marley”.

Saat melirik ke atas, ternyata langit meneteskan airnya membasahi bumi. Apakah rencana bergoyang bersama dalam irama reagge tetap terlaksana? Ternyata, semua yang hadir dibuat bergoyang sepanjang acara dan menikmati alunan musik reggae.

Seolah terhipnotis, dari awal acara dimulai, penonton dibuat tidak henti bergoyang oleh band-band yang mengisi acara. Beberapa deretan line-up musisi yang dipersembahkan di acara ini, mulai dari Black Canal, Lingkaran Salam, Namarhillong, Komunal Primitif, Percusion, Ugal-Ugalan, dan Gorga.

Semakin malam semakin ramai saja, walau hujan mengguyur kota medan, selama beberapa jam tidak memupuskan semangat para penonton untuk menghadiri acara ini. Ditambah lagi, Ivan salah satu vokalis band reggae, sebelum memulai aksi panggungnya diawali dengan teriakan khas pecinta reggae , “UYeeee' UYEEEE..” disambut serempak para penonton yang membuat suasana semakin hidup dan meriah.

“Reggae in Campus Tribute to Bob Marley”, merupakan satu acara reggae yang ditunggu-tunggu dan dihadiri oleh penonton, yang tidak hanya berdomisili di Medan saja, tetapi banyak yang dari luar, seperti Binjai, Langkat, Lubuk pakam, bahkan dari Siantar. Sulit dibayangkan bagaimana menyesalnya mereka yang tidak dapat hadir diacara ini.

Penampilan Black Kanal membuat acara ini semakin klimaks. Alunan musik reggae yang santai benar-benar menggoyangkan seluruh penonton. Bernyanyi dan bergoyang bersama adalah hal yang paling menonjol dalam acara ini.

Boim salah satu vokalis Black Kanal mengatakan salut dan senang dengan acara ini, penonton yang damai dan tidak ada 1 pun kerusuhan. Ia pun berharap agar acara seperti ini lebih sering diadakan karena menciptakan iklim persaudaraan dalam kebersamaan.

Salah satu panitia mengatakan, acara ini sendiri sebagai wadah silaturahmi mahasiswa dan para pecinta musik reggae Sumut. Disamping itu, bertujuan menggalang aksi dana dan temu ramah menyambut mahasiswa baru Etnomusikologi tahun ajaran baru 2014.

Suksesnya pagelaran ini tak luput dari dukungan dan peran serta para alumni dan ikatan mahasiswa Etnomusikologi, 12e FM, dan Black Canal Comunity sebagai penyelenggara acara.

“Reggae in Campus Tribute to Bob Marley” sukses menghipnotis seluruh penonton untuk bernyanyi dan bergoyang bersama. Tidak ada kerusuhan, yang ada hanyalah pesan damai. Semoga acara ini dapat terus digelar untuk mempererat tali persaudaraan.

Editor: ebp.