HETANEWS

Lagi Lagi, Penebangan Pohon Mahoni Milik Pemprovsu Terjadi di Siantar

Siantar, hetanews.com - Lagi lagi terjadi penebangan pohon Mahoni di kota Siantar. Pohon yang berperan sebasgai pelindung tersebut, ditebang pada jalan lintas Siantar - Parapat.

"Ada lima pohon yang ditebang, tepatnya pas perbatasan antara kota Siantar dengan kabupaten Simalungun. Pohon yang ditebang berusia puluhan tahun, penebangan itu telah melanggar aturan, karena keberadaan pohon itu milik Provinsi Sumatera Utara.

Kalau dugaan kita, ini dilakukan oleh Dinas Tarukim kota Siantar. Pihak kepolisian harus melakukan pemeriksaan," hal tersebut diungkap oleh Aljoan Mario Ginting, kepada hetanews.com, Senin (30/11).

Diungkap oleh Mario, penebangan yang dilakukan terhadap pohon Mahoni tersebut, dilakukan hanya demi kepentingan pribadi. "Kalau untuk penebangan itu, dilakukan untuk kepentingan pribadi, dan dibawa kemana hasil potongan Mahoni itu. Dugaan kita hasil dari penjualan kayui tersebut masuk kekantong pribadi bukannya ke PAD kota Siantar," ucap Mario.

Dengan kenyataan demikian, sambung Mario, kita sangat berharap jika pihak Polres kota Siantar dapat melakukan pemeriksaan terhadap pelaku penebangan dan ijin resmi pelaku penebangan. "Kok bisa sesuka hati menebang pohon pelindung jalan. Apalagi pohon tersebut berada di jalan lintas Siantar - Parapat. Belum lagi besaran pohon itu sudah sangat besar," sambung Mario.

Sementara itu, sebelumnya Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM Lembaga Penyelamatan Aset dan Keuangan Negara (Lepaskan), Sahala Manurung SH, menilai kalau perantingan yang dilakukan terhadap pohon Mahoni di kota Siantar hanya kedok belaka. ( baca ;http://www.hetanews.com/article/34093/kegiatan-perantingan-hanya-alasan-banyak-pohon-pelindung-ditebangi-tarukim-siantar).

Penulis: soni. Editor: ebp.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.