HETANEWS.COM

Surfenov Sirait: Baru Pertama Kali di Indonesia, Mengkoreksi berarti Mencoret

Ibunda Parlin Sinaga memberikan ciuman yang disertai dengan tangisan kepada Surfenov Sirait, terharu melihat perjuangan kedua anaknya untuk ikut pilkada serentak Siantar.

Siantar, hetanews.com- Surfenov Sirait dan Parlindungan Sinaga dinyatakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) beberapa waktu dieliminasi, namun tak mengurungkan niat dari pendukung setianya untuk menghadiri Panggung rakyat yang diadakan di Lapangan H Adam Malik, Minggu (29/11), bahkan hampir seluruh pendukung dipenuhi oleh kaum wanita, terutama ibu-ibu.

Sebelum acara yang dijadwalkan dimulai pukul 14.00 Wib, ibu-ibu telah tiba di Lapangan H Adam Malik sekira pukul 11.00 Wib. Kehadiran mereka hanya sekedar ingin melihat sosok yang mereka cintai tersebut. Tepat pukul 14.00 Wib, acarapun dimulai, pendukung Surfenov-Parlin yang sempat menyebar di beberapa dipinggir lapangan sepontan merapatkan diri mendekati panggung.

Jean, personil Amibos membuka acara dengan menyumbangkan lagu, tak lama kemudian Surfenov naik ke atas panggung. Setibanya di atas panggung, sontak ibu-ibu berteriak dan memanggil-manggil nama Surfenov, bahkan mereka melambaikan tangganya tanda salam lima jari. "Surfenov, Surfenov, salam lima jari, engga aci ceng main terus," teriak pendukung Surfenov, sontak lapangan H Adam Malik langsung dipenuhi lambaian tangan menandakan mereka sangat mendukung calon kesayangannya.

Surfenov mengaku senang atas kesetiaan dari pendukungnya. "Walaupun banyak cobaan yang saya alami, ternyata saya tidak sendiri, suadara-saudara ku masyarakat Siantar ternyata tetap setia menemani saya sampai saat ini,"  ucapnya yang diikuti teriakan dari pendukung yang menyebutkan selogan dari Surfenov-Parlin, 'Main Terus Engga Aci Ceng'.

Surfenov meminta doa dari pendukungan agar proses hukum yang akan mereka tempuh demi tetap ikut dalam bursa pilkada serentak Siantar. "Untuk itu, saya meminta doa dari saudara-saudara ku agar kita kembali bertarung di Pilkada Siantar, dengan doa dari saudara-saudara ku, penzoliman yang sedang dialami ini dapat kita lawan dengan kuasa Allah SWT," ucap Surfenov.

Surfenov juga menceritakan kepada pendukungnya, bagaimana dia berjuang untuk bertarung di pilkada kota Siantar. "Awalnya kita ditolak oleh KPUD Siantar pada saat mendaftar, padahal mereka belum melihat isi dari berkas yang kita bawa, kemudian kita mengadu kepada panwaslih dan pengaduan kita diterima oleh Panwas.

Namun, sesampai di KPUD, kita ditolak lagi, kemudian mengadu lagi sama ke panwaslih, dan akhirnya kita dimenangkan dan meminta agar ditetapkan dengan putusan Final dan Mengikat. Anehnya, sudah Final dan Mengikat kok bisa dicoret kita, padahal putusan DKPP menyuruh untuk mengkoreksi bukan mencoret, baru pertama kali inilah di Indonesia mengkoreksi berarti mencoret," cerita Surfenov.

Cerita Surfenov tersebut membuat pendukungnya meluapkan dukungannya secara penuh dengan teriakan yang mengatakan selogan yang selalu kontras dengan Surfenov-Parlin. "Engga ada itu Surfenov, main terus, engga aci ceng, kami dibelakang mu, bongkar penyelenggara Pemilu, bongkar," teriak pendukung fanatik Surfenov.

Mendengar itu Surfenov kemudian menyanyikan lagu yang dinyanyikan oleh Iwan Fals, yakni lagu yang berjudul Bongkar, melihat sosok yang mereka elu-elukan tersebut bernyanyi, secara sepontan seluruh pendukung mengikutinya bernyanyi sambil mengangkat tangan menyampaikan salam lima jari.

Penulis: tom. Editor: ebp.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Komentar 1
  • Simon Sihombing
    luar biasa masyarakat siantar. Lipat gandakan suara sampai menang mutlak. Jakarta tidak tinggal diam, Indonesia tidak tinggal diam. Hukum adalah Panglima. Horas !!!!!!!!!!!!!!! Horas 1.000 x.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan