HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Polsek Medan Kota Amankan Dua Tersangka Pengedar Narloba

Kanit Reskrim Polsek Medan Kota AKP Faidir Chan menunjukkan tersangka Ilham dan Maya beserta barang bukti yang berhasil diamankan.

Medan, hetanews.com-

Petugas Unit Reskrim Polsek Medan Kota mengamankan dua tersangka pengedar Narkotika jenis sabu dan ekstasi dari dua tempat berbeda. Kedua tersangka, pria dan wanita kini mendekam dalam sel tahanan Mapolsek.

Kepada wartawan, Jumat (30/5), Kanit Reskrim Polsek Medan Kota AKP Faidir Chan mengatakan, tersangka Ilham (24) warga Jalan S Parman, Gang Famili, ditangkap petugas Patra Brimob Poldasu karena membawa lima butir pil ekstasi.

"Saat itu, tersangka bersama temannya mengendarai sepeda motor bebek tanpa helm. Ketika dihentikan petugas, tersangka melemparkan satu bungkusan pastik kecil," kata Faidir Chan.

Melihat tersangka membuang bungkusan, lanjutnya, petugas curiga terhadap tersangka. Saat diperiksa, bungkusan itu ternyata berisi lima butir pil ekstasi. Terkait temuan itu, tersangka lalu dibawa ke Polsek Medan Kota untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kepada petugas, Ilham mengaku, ekstasi itu memang miliknya yang dibeli dari bandar berinisial R di Kampung Kubur Jalan Zainul Arifin. Menurutnya, ekstasi tersebut memang dibeli untuk persiapan saat beraksi sebagai disc jockey (DJ) di KTV karaoke. "Saya DJ di KTV karoake. Barang ini untuk persiapan saja bang," katanya.

Dijelaskan, Ilham baru 3 bulan menggeluti pekerjaan sebagai DJ KTV Karaoke. Ia mengaku, kegiatan DJ itu hanya merupakan pekerjaan lepas, tergantung ajakan dari pemesan. "Saya tidak kerja permanen, hanya kerja lepas," katanya.

Kepada wartawan, rekan tersangka Yudha Pratama (24) mengaku tidak mengetahui tersangka saat diboncengnya membawa ekstasi. "Saya tidak tahu, dia tadinya hanya minta tolong diantar ke jalan juanda, tetapi kami ditangkap karena tidak pakai helm," sebutnya.

Sebelumnya, petugas Polsek Medan Kota menangkap Maya (23) di Jalan Badur yang saat itu diduga akan bertransaksi narkoba di Jalan Badur. Saat penangkapan itu, tambah Faidir, petugas tidak menemukan barang bukti Narkoba. Namun, saat melakukan penggeledahan di rumah kos Maya Jalan Seksama, petugas menemukan empat bungkus kecil sabu siap jual, alat isap sabu (bong) dan mancis.

"Saat ini masih dilakukan pengembangan, karena ada beberapa SMS yang memesan sabu kepada tersangka," ujarnya.

Menjawab wartawan, tersangka Maya membantah barang bukti narkoba tersebut merupakan miliknya. Maya mengaku, suaminya merupakan terpidana kasus Narkoba yang saat ini masih menjalani masa tahanan di LP Tanjung Gusta.

Penulis: Deni. Editor: ebp.