HETANEWS

Forum Air Ngamenkan Kenaikan Tarif Air di Pusat Keramaian Siantar

Forum Air yang sedangkan melakukan aksi ngamen dan membagi-bagikan brosur untuk mengajak masyarakat melawan kekejaman PDAM Tirtauli dan Walikota Hulman Sitorus, yang menaikkan tarif air bersih hingga 300 %, Kamis malam (29/5). (Foto Ren)

Siantar, hetanews.com-

Kenaikan tarif air minum yang sangat signifikan, diyakini sebagai bentuk tidak berpihaknya Pemerintah kepada warga. Oleh karena itu, warga harus bersatu guna menolak kebijakan menaikkan tarif air minum yang dikeluarkan Pemerintah Kota Siantar. Demikian diungkapkan, Kordinator aksi, Imran Simanjuntak disela-sela kegiatan ngamen Forum Air Hidup Air Untuk Rakyat, Kamis (29/5) sekitar pukul 22.00 WIB.

Dikatakannya, setiap hari Rabu pihaknya terus menggelar aksi massa guna menolak kebijakan Pemko Siantar dan PDAM Tirtauli menaikkan tarif air minum yang sangat memberatkan masyarakat."Selain mensosialisasikan gerakan kepada masyarakat, aksi ngamen ini kami perbuat untuk mencari partisipasi aktif warga Siantar yang sudah diperlakukan semena-mena oleh Pemerintah," katanya.

Nantinya, sambung Imran, pihaknya akan membangun Posko Penolakan kebijakan menaikkan tarif air minum yang dilakukan Pemerintah dan PDAM Tirtauli di setiap kelurahan yang ada di Siantar.

Dengan demikian, harap Imran, tercipta sebuah gerakan bersama warga Siantar untuk menentang kebijakan yang dibuat oleh pemerintah itu."Aksi ini akan terus berlanjut sampai tarif air minum diturunkan oleh Pemerintah," tegasnya.

Salah seorang warga yang tengah menikmati suasana malam di salah satu pusat keramaian Kota Siantar, Riki mengatakan, secara pribadi dirinya mendukung aksi yang dilakukan oleh Forum Air Hidup. Selama ini, papar Riki, hampir setiap warga Siantar "menjerit" atas kebijakan menaikkan tarif diatas angka 300 persen yang dikeluarkan Pemko dan PDAM Tirtauli.

"Saat ini saya sedang bekerja, sehingga tak dapat bergabung dengan Forum untuk demo. Tapi, jika posko sudah dibentuk nantinya saya akan turut aktif mendukung gerakan yang dibangun oleh forum guna menentang kebijakan tidak pro rakyat yang dikeluarkan oleh Pemerintah," katanya seraya berharap agar Pemerintah Kota dan PDAM Tirtauli dapat segera merevisi kebijakan mereka demi menjaga situasi kondusif di Siantar.

Penulis: sofyan. Editor: ebp.