HETANEWS

Dies Natalis ke 50, USI Harus Bangkit dan Jadi Harapan Majunya Pendidikan di Kota Siantar

Parlindungan Purba (foto Lazuardy Fahmi).

Siantar, hetanews.com- Universitas Simalungun (USI) merayakan Dies Natalis Ke-50 di Auditorium USI, Sabtu (03/10). Perjalanan USI hingga sampai berumur 50 Tahun tidak semata-mata dilalui dengan jalan yang mulus.

Masih ingat dibenak kita, bagaimana terjadinya konflik USI beberapa Tahun lalu yang akhirnya dapat diselesaikan dengan jalan damai dan memilih Rektor Prof Dr Marihot Manullang sebagai rektor USI, dan dalam Dies Natalis USI ini seluruh pihak yang hadir berharap bahwa USI kembali maju dan dengan kemajuan dari USI menjadi harapan majunya pendidikan di Kota Siantar.

Hal tersebut diutarakan oleh Dirjen Belmawa Prof Dr Intan Ahmad yang mewakili Mentri Riset dan Pendidikan, dia memberikan pesan agar USI meningkatkan Kulitasnya. "Saya berharap USI dapat meningkatkan kualitasnya mengingat persaingan-persaingan universitas yang begitu ketat saat ini, sehingga USI dapat bersaing tidak hanya tingakat Sumatra Utara (SUMUT), juga dapat bersaing hingga tingkat Internasional," katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kopertis Wilayah I Sumut Dian Armanto, dia berharap USI kembali bangkit dan agar dapat bersaing dengan Universitas lain. "Saya berharap USI dapat mencapai Usia hingga 500 Tahun, seperti Harvad University, untuk itu mari kita tingkatkan kualitas kita sehingga USI dapat mencapai usai seperti itu," kata Dian.

Anggota DPR RI Parlindungan Purba yang hadir dalam Dies Natalis USI ketika diwawancarai langsung oleh hetanews, juga mengharapkan USI mengembalikan Kota Siantar menjadi Kota Pendidikan lagi.

"Memberikan semangat baru bagi Kota Siantar, Simalungun dan yang pasti Sumatra utara, dan tidak hanya itu saja, tingkatkan kualitas agar bisa juga bersaing dengan luar negri," kata Parlindungan.

Parlindungan juga menyatakan pendidikan Kota Siantar agar kembali ditingkatkan sehingga pendidikan Kota Siantar menjadi lebih baik. "Untuk pendidikan di Kota Siantar sudah baik, dan lebih ditingkatkan sehingga nama Kota Siantar yang dulu sebagai Kota Pendidikan dapat kembali disematkan untuk Kota Siantar," kata Parlindungan.

Penulis: tom. Editor: ebp.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.