Siantar, hetanews.com- Dua ibu- ibu terlibat adu mulut di Polres Siantar, kejadian yang menarik perhatian sekitar terjadi di depan piket penjagaan (3/10), sekitar pukul 15.00 WIB. Sontak menarik perhatian petugas jaga dan wartawan yang sedang berada di sana.

Karena asyiknya adu mulut, Boru Sianipar (42) warga Panei Tongah kecamatan Panei kabupaten Simalungun saling bentak dengan Boru Regar (35), warga jalan Narumonda Bawah kelurahan Tomuan kecamatan Siantar Timur di depan petugas piket.

Melihat hal itu, petugas jaga langsung memediasi keduanya. Sempat susah untuk didamaikan, tapi hingga akhirnya kedua ibu - ibu itu luluh. Menurut amatan hetanews, perang mulut itu dipicu karena tertukarnya Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK ) kendaraan.

Boru Sianipar, kepada hetanews mengatakan, awalnya Boru Siregar menabrak belakang angkot Intra jurusan Tomuan yang dikemudikan oleh Samsosir (45), suami boru Sianipar (2/10) semalam sore dijalan Diponegoro kelurahan Proklamasi, persis di depan kantor CPM (Corps Polisi Militer). Boru Siregar memakai honda matic.

Lanjutnya, angkot suaminya mengerem karena polisi tidur. Terkejut, Boru Siregar pun menghantam bagian belakang angkot itu. Melihat sepeda motornya hancur di sayap depan, boru Regar sempat marah kepada Samosir, akhirnya mau damai. Disitu mereka damai disaksikan kepolisian, setelah memeriksa surat surat kendaraan keduanya terlebih dahulu.

Akan tetapi, polisi itu salah ngasih. Akibatnya, STNK mereka tertukar. Sadar STNK nya tertukar, Boru Regar kembali ke Polres dan mengembalikan ke petugas jaga. 

Begitupun dengan Samosir, dirinya mengetahui setelah berada dirumah. Dan menceritakan pada istrinya, Boru Sianipar. Mendengar laporan suaminya, boru Sianipar berang, karena suaminya dibentak bentak oleh boru Siregar saat kejadian. "Masa dimarahinya suamiku, udah dia yang nabrak suamiku," papar boru Sianipar kepada Boru Regar. Tak hanya itu, parahnya boru Sianipar, istri Samosir, sempat mengajak untuk berduel kepada boru Siregar.