HETANEWS

Para 'Penggila' Memancing Masih Minati Kota Parapat Salurkan Hobby

Sidabutar tengah memainkan jorannya

Simalungun, hetanews.com- Para 'Penggila' (pehobby) memancing masih meminati pantai sekitaran kota Parapat, kabupaten Simalungun, untuk berburuh berbagai jenis ikan. Ini terlihat dari padatnya para pemancing menjajarkan jorannya guna mengadu nasib menanti ikan memakan kail mereka yang telah berisi oleh umpan. Padahal, disaat ini, Kamis ( 10/09), merupakan hari kerja.

Padatnya pemancing yang memadati daerah tersebut, contohnya, di sekitaran pantai Danau Toba Cotage, bukan hanya dilakukan oleh pemancin pemancing daerah itu ataupun kabupaten Simalungun saja, melaikan juga pemancing yang berasal dari kota Siantar.

Tulang Sinaga, penduduk jalan Sudirman, kota Siantar salah satunya, mulai sejak pukul 07.30 WIB, dirinya sudah menancapkan jorannya disana, sementara untuk mencapai lokasi itu, setidaknya dari kota Siantar menempuh jarak sekitar lebih dari 40 Km.

"Saya naik sepeda motor kemari. Kami berdua dengan teman saya, itu yang diujung sana, "Tunjuk dirinya kearah temannya yang tengah berjajar sekitar 6 orang dari sisi kanannya.

Dikatakannya, bahwa Ia sangat hoby dengan kegiatan melatih kesabaran dan melempar joran ini. Kegiatan yang dilakukan saat ini adalah upaya untuk melepaskan hoby yang ada. "Memancing hoby saya, Ya seperti ini melatih kesabaran, dan ada keasikan tersendiri dari memancin ini," katanya.

Saat ditanya mengapa memilih Parapat sebagai tujuan untuk memancing dijelaskannya, bahwa potensi untuk mendapatkan ikan lebih besar di daerah ini. "Di sini masih banyak ikan yang mau makan kail, lihat ini ikan dapat saya," ujarnya sekaligus menarik jorannya yang petanda kail miliknya dimakan oleh ikan jenis nila.

Disisi lain, sesama pemancing didaerah itu, Bang Sidabutar, yang merupakan penduduk sekitaran, kepada Hetanews mengatakan, kalau hoby memancing juga dapat melepas kelehahan dan dapat juga memperoleh ketenangan. "Enak hoby memancing, apa lagi hoby itu tersalur dan disini tempatnya. tapi, disini ikannya harus dikasih umpan mahal," ungkapnya sambil tertawa. 

Sidabutar juga bercanda kepada temannya, kalau temannya yang belum mendapatkan perolehan ikan, tidak main dan menggunakan umpan murahan. "Lihat ini umpan kita rasa pizza, apa gak mau ikan ikan ini makannya, hahahaha, kruntunganku sudah banyak ini ikannya, hahahaha," tawanya lepas yang diikuti oleh teman temannya yang lain.

Ditanya umpan apa yang diberikannya sehingga ikan dapat terperdaya, Ia mengatakan bahwa bahan dasar umpannya adalah sejenis pelet makanan ikan. "Ada pelet ikan yang dicampur telur semut, udang halus dan telur," katanya memperjelas dan secara kebetulan ikan perolehannya yang terbanyak dari yang lainnya, padahal hari masihlah pagi.

Sementara itu, selain kegiatan para pemancing tersebut, terlihat juga aktifitas nelayan di seputaran Danau Toba. Para nelayan di sana bukan hanya mencari ikan sebagai aktifitasnya, namun juga udang lobster tawar yang kini berkembang biak dan menjadi tumpuan penhasilan buat masyarakat nelayan sekitar.

Penulis: soni. Editor: ebp.