HETANEWS

Mobil Angkutan Tao Toba Indah Kecelakaan Tunggal, Dua Orang Meninggal dan 8 Luka Serius

Supir Tao Toba Indah yang mobil angkutannya mengalami kecelakaan tunggal dimana 2 orang meninggal dunia dan 8 orang luka serius.

Simalungun, hetanews.com- Mobil angkutan umum jurusan Tobasa-Siantar-Medan L 300 Tao Toba Indah dengan nopol BB 1109 LE yang dikemudikan Parno Pasaribu (22), warga Parsaoran Ajibata, Kecamatan Parsaoran Ajibata, Tobasa, mengalami kecelakaan tunggal, Rabu (19/08), sekitar pukul 04:30 wib di jalan Nagori Batu Silangit, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun.

Angkutan tersebut yang dikemudikan Parno Pasaribu membawa penumpang berjumlah 10 orang, yakni 2 diantaranya meninggal dunia sedangkan 8 lagi mengalami luka-luka serius. 

Ada pun nama dari kedua korban penumpang yang meninggal dunia, Sorta Lumbanraja (47) PNS, Komplek Perumahan Sri Gunting Blok D, Medan Sunggal dan Bungsu Simamora (53) PNS, Jalan Tarutung Pancur, Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Taput.

Sedangkan nama penumpang lainnya yang mengalami luka-luka yang sedang dirawat di Rumah sakit Vita Insani, yakni Eben Simamora (21), Mahasiswa Jalan Tarutung Pancur, Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Taput mengalami luka berat. Parluhutan Siahaan (42), buruh, Inalang Bagasan, Kecamatan Balige, Kabupaten Tobasa.

Ratih Nainggolan (23), Komplek perumahan Sri Gunting Medan Sunggal. Santri Sutiana Siahaan (24), Brayan Bengkel Jalan Miring I Kecamatan Medan Barat. Rosdiana Tampubolon (35), Jalan Dolok Martimbang Pasar Siborong-borong Kabupaten Taput. Elsa Nababan (22), Mahasiswi, Jalan Siswa Siborong-Borong, Kabupaten Taput. Asti Siahaan (24), Mahasiswi, komplek perumahan Sri Gunting Medan Sunggal. Nova Riana Purba (28), Komplek perumahan Sri Gunting, Medan Sunggal yang mengalami luka-luka ringan.

Dalam kejadian ini informasi yang diketahui dari pihak kepolisian Kapolres Simalungun AKBP Heri Ssik melalui Kasat Lantas AKP M Rikki Ramadan mengatakan laka Lantas yang terjadi akibat dari kesalahan pengemudinya karena telah lalai dalam mengemudi sehingga mengakibatkan kecelakaan maut.

"Supirnya mengantuk sehingga hilang kendali dan menabrak sebuah pohon," ungkapnya.

Untuk pengemudi yang lalai dalam berkendara dan menelan korban jiwa akan diberikan pasal 310 ayat 4 dimana dikatakan dengan ancaman 7 tahun penjara.

Penulis: bt. Editor: ebp.