SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Seorang pria bernama Sally (31), kembali ditangkap polisi usai mencuri sepeda motor di Huta II, Nagori Lias Baru, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun.

"Pelaku Sally ditangkap berawal adanya laporan warga berinisial DL yang menjadi korban pencurian sepeda motor. Pelaku saat melancarkan aksinya tidak sendirian melainkan dengan temannya berinisial R yang hingga sekarang masih dalam pencarian kita," ucap Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Ghulam melalui pesan tertulisnya, Selasa (13/2/2023).

Setelah ditelusuri, diketahui Sally telah beberapa kali ditangkap oleh personil Polsek Perdagangan dengan kasus yang sama.

"Ternyata pelaku merupakan residivis, pelaku sebelumnya sempat beberapa kali ditangkap oleh Polsek Perdagangan karena melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor dengan modus yang sama," terangnya.

Selain itu, pelaku juga berhasil ditangkap pada tanggal (9/2/2024) di Nagori Naga Jaya I, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, bersama dengan barang bukti sepeda motor Honda Beat.

Ghulam menjelaskan, awal mula kejadian pada hari Kamis (25/1/2024), dimana korban DL meninggalkan rumah untuk bekerja, kebetulan kedua orangtuanya juga berkerja shift malam di kawasan KEK Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas.

Namun saat anak dari DL akan mengambil HP merk Oppo A53 yang tengah dichargernya di lemari hias, sang anak berinisial AV tidak melihat HP miliknya.

Kemudian AV memeriksa pintu dapur dan pintu samping rumahnya telah terbuka serta Honda Beat milik keluarganya yang awalnya terparkir di ruang tengah, sudah tidak ada lagi.

Dikarenakan panik, AV kemudian menyuruh tetangganya untuk menghubungi orangtuanya agar segera pulang kerumah serta menceritakan kejadian pencurian itu kepada orangtuanya.

"Mendengar hal itu dari tetangganya, DL langsung beranjak pulang untuk mengecek kondisi rumah. Setelah melihat keadaan rumah, kuat dugaan pelapor bahwa pelaku lebih dulu merusak jerjak jendela kamar belakang untuk masuk ke dalam rumah dan mengambil barang milik pelapor," terangnya.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa pelaku sekarang sudah ditahan di Polres Simalungun. Untuk kerugian sendiri korban mengalami kerugian sebesar Rp 9.771.000.