MEDAN, HETANEWSA.com - Bawaslu Provinsi Sumatera Utara melaksanakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Evaluasi Pelaksanaan

Penyelesaian Sengketa Antar-Peserta (PSAP) dan Optimalisasi Sistem Informasi Penyelesaian Sengketa (SIPS) di Hotel Santika.

Rakernis ini menghadirkan Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten/Kota, Kepala Sub Bagian Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa dan Staf yang membidangi penyelesaian sengketa.

“Salah satu tujuan dari rapat kerja teknis ini adalah mendiskusikan tentang problematika yang terjadi

selama pelaksanaan Penyelesaian Sengketa Antar-Peserta yang terjadi di Bawaslu Kabupaten/Kota”, ujar

Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Sumatera Utara Joko Arief Budiono.

Disebut Joko, melalui Pelaporan yang berbasis aplikasi yakni SIPS, diharapkan Bawaslu dapat memaksimalkannya serta mempercepat untuk mengupload dokumen-dokumen pada proses pelaksanaan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu maupun Penyelesaian Sengketa Antar-Peserta.

"dikarenakan hal tersebut adalah bagian dari kepentingan publik khususnya dalam memperoleh informasi," lanjutnya.

Sebelumnya Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Utara M. Aswin

Diapari Lubis mengingatkan kepada Bawaslu Kabupaten/Kota agar lebih memaksimalkan peranannya dalam memberikan penguatan kapasitas kepada jajaran dibawah hingga Pengawas TPS tentang tugas tugas pengawasan khususnya dalam tahapan masa tenang serta pemungutan dan penghitungan suara.

Rakernis ini menghadirkan narasumber dari Biro Fasilitasi Penyelesaian

Sengketa Proses Pemilu Bawaslu Republik Indonesia M. Angga Purnama dan dari kalangan akademisi Hukum Hardi Munthe.